Di Bintan, Ada 11.800 Penduduk Miskin

322
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Setelah disahkan sebagai Bupati Bintan untuk masa jabatan lima tahun ke depan, Apri Sujadi tidak bisa duduk-duduk santai. Pasalnya, melansir data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bintan, tutup buku pelaporan tahun 2015 mencatat masih ada 11.800 penduduk miskin di Bintan.

Kepala BPS Bintan, Ahmad Dini menjelaskan, dalam pengumpulan data penduduk miskin ini sudah dimusyawarahkan hingga ke jenjang paling dasar.

”Angka itu sudah kami musyawarahkan sekaligus verifikasi hingga tingkat RT/RW di pertengahan tahun kemarin,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Karena itu pula data ini sudah masuk dalam rekapitulasi resmi yang juga tercatat dan digunakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Setioso membenarkan aktualisasi dan faktualisasi data penduduk miskin tersebut. ”Ini data mutakhir yang akan coba diakurasikan segala pihak,” ujarnya.

Dalam kerja-kerja penanggulangan kemiskinan, Setioso mengimbau agar setiap instansi bisa menggunakan data selaras yang paling mutakhir. Sehingga nantinya tidak akan ada penyimpangan-penyimpangan sasaran program. ”Dan data dari BPS ini yang akan kami gunakan untuk program pengentasan kemiskinan tahun ini,” ungkap mantan Camat Bintan Utara ini.

Pada struktur anggaran daerah tahun 2016, Pemkab Bintan telah mengalokasikan Rp 24,8 miliar untuk sejumlah program pengentasan kemiskinan.

Sebelumnya, Apri memang menegaskan, pengentasan kemiskinan memang harus jadi prioritas. ”Tidak bisa tidak. Itu yang sudah saya tekankan kepada seluruh lini kerja di Pemkab Bintan,” tegasnya.

Ini bukan omongan belaka. Alokasi dana sebesar Rp 24,8 miliar ini angkanya lebih tinggi 40 persen ketimbang angka yang dialokasikan di tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi Pemkab Bintan, program pengentasan kemiskinan di tahun 2015 hanya sebesar Rp 14,3 miliar dari APBD Bintan dan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp 28,7 miliar. Sementara bantuan yang sama dari Pemprov Kepri hingga kini belum ada kejelasan.

Alokasi Rp 24,8 miliar itu ditujukan ke sejumlah program pengentasan kemiskinan. Mulai dari pemenuhan hak dasar orang miskin, rehabilitasi RTLH, dan pembinaan usaha penduduk miskin. (muf)

Respon Anda?

komentar