Endang Sudarjo Tewas dengan Mulut Berbusa

383
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Endang Sudarjo, 45, ditemukan tewas dengan kondisi terlentang dengan mulut mengelurkan busa di lantai tiga kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), RT 07, Jalan Raya Tanjunguban, Batu 16, Kecamatan Toapaya, Senin (29/2) sekitar pukul 07.00 WIB.

Diduga Endang tewas akibat penyakit yang selama ini dideritanya.

”Saya melihat Endang terbujur kaku dan langsung lapor ke Ketua RT 07, Safii. Pak Safii melanjutkannya dengan melaporkan kejadian ini ke polisi,” ujar Yasro yang pertama menemukan jasad korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dia tak menduga keinginan bertemu dan mengobrol dengan korban tak kesamapaian. Malah korban sudah meninggal,” katanya.

Ketua RT 07, Safii yang mengaku korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Namun dia tidak mengetahui penyebab kematian korban. Di TKP, dia melihat korban dan ada obat-obatan serta pecahan kaca berserakan.

”Saya hanya mendapatkan laporan dari rekan korban bahwa ada penemuan mayat. Jadi saya dan wargapun menuju TKP untuk memastikannya. Ketika laporan itu benar adanya, maka saya melanjutkannya dengan melaporkan kejadian ini ke polisi,” jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana mengaku kematian korban murni akibat penyakit yang dideritanya selama ini. Pasalnya dari olah TKP dan hasil visum sementara dari tim medis Puskesmas Toapaya dan Polres Bintan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Usai melakukan olah TKP dan visum sementara, lanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri (RSUP) di Batu 8, Tanjungpinang untuk divisum selanjutnya. Lalu, saksi-saksi akan diperiksa di Mapolsek Gunung Kijang guna mencari kronologis kejadian.

”Dari hasil visum korban tewas akibat penyakit hepatitis. Dan juga dari keterangan saksi-saksi membenarkan bahwa korban mempunyai sejarah penyakit tersebut. Jadi sudah jelas, kematian korban murni dikarenakan sakit,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar