Jaring Aspirasi Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Bintan Blusukan Dari Kampung Ke Kampung

312
Pesona Indonesia
Apri dan Dalmasri sedang berdialog dengan masyarakat saat belusukan di Kampung Bintan Enau, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (29,2). foto:harry/batampos
Apri dan Dalmasri sedang berdialog dengan masyarakat saat belusukan di Kampung Bintan Enau, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (29,2). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakilnya, Dalmasri Syam blusukan dari kampung ke kampung demi menjaring aspirasi dari masyarakatnya. Karena dengan cara ini berbagai keluhan, usulan dan masukan didapatkannya secara langsung. Bahkan semua aspirasi ini akan dijadikan agenda kerja dalam kabinetnya yang disejalankan sesuai visi dan misinya menuju perubahan Kabupaten Bintan Gemilang.

“Kedepan, mengunjungi perkampungan dalam menjaring aspirasi masyarakat akan dijadikan agenda rutin dalam kabinet. Karena bertatap muka secara langsung dengan masyarakat, ia bisa mendengarkan berbagai keluhan, usulan serta masukan demi perubahan pemerintahan yang gemilang,” ujar Apri Sujadi usai bercengkrama dengan masyarakat di Kampung Bintan Enau, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (29/2).

Perkampungan Bintan Enau ini ternyata sudah lama tidak tersentuh dengan pelaksanaan pembangunan berbagai sektor baik dari pemerintah setempat maupun provinsi. Bahkan jalur menuju perkampungan ini sudah sangat memprihatinkan sehingga perkampungan ini termasuk sebagai kawasan yang tertinggal dibandingkan lainnya.

“Padahal kampung ini berlokasi tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bintan,” katanya.

Dengan mendengarkan langsung berbagai keluhan, usulan dan masukan aspirasi masyarakat di Kampung Bintan Enau ini, Apri akan melakukan gebrakan baru untuk mengembakan perkampungan ini menjadi kawasan yang maju. Khususnya terkait ketersediaan sarana dan prasarana penghubung antara kampung seperti jalanan dan lampu penerangan.

Jadi mulai saat ini, lanjutnya, ia akan menekankan konsep pembangunan Kabupaten Bintan dimulai dari penataan pembangunan dari kampung ke kampung. Karena dengan melakukan pembangunan jalan-jalan poros antar kampung akan membuat aksesibilitas perekonomian masyarakat meningkat.

“Pejabat teknis diharapkan dapat melihat langsung dan memberi solusi atas setiap kondisi terkini. Nanti setiap pejabat teknis yang akan bekerja untuk mengembangkan perkampungan. Jadi saya minta beekerjalah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” tegasnya.

Jika pelaksanaan pembangunan digencarnya di perkampungan, besar harapannya kepada masyarakat tetap terus bersemangat dan memacu pertumbuhan ekonomi di kampungnya masing-masing. Apalagi saat ini dihadapkan dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan ekonomi tidak terjadi antara masyarakat di perkampungan saja melainkan dengan negara lain.

“Dengan program ini secara tidak langsung juga akan memberikan support kita. Jadi kita juga akan mencari guna terlaksananya pembangunan ke arah Bintan Gemilang,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar