Kurir Sabu yang Ditangkap di Tanjungpinang Dikendalikan Bandar Besar

1199
Pesona Indonesia
Sabu-sabu. foto:net
Sabu-sabu. foto:net

batampos.co.id – SH, 34, penumpang Kapal MV Sentosa 9, yang berlayar dari Stulang Laut Malaysia dengan tujuan Tanjungpinang, yang diamankan pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang, karena kedapatan membawa narkoba jenis Sabu 522 gram, ternyata hanya seorang kurir yang dikendalikan seseorang yang identitasnya dirahasiakan petugas karena masih dalam tahap pengembangan.

”Dia ini hanya kurir yang dikendalikan seseorang. Tanjungpinang ini hanya sebagai daerah transit. Selanjutnya narkoba tersebut rencananya akan dibawa ke daerah lain,” ujar Kepala KPPBC Tanjungpinang, Duki Rusnadi, saat ekspose kasus tersebut dikantornya, Senin (29/2).

Dikatakan Duki, pihaknya belum tahu narkoba tersebut akan dibawa kemana. Hal itu karena pihaknya hanya sebatas melakukan penyidikan awal saja. Selanjutnya akan diserahkan ke pihak Satnarkoba Polres Tanjungpinang, guna proses hukum lebih lanjut. ”Yang jelas dia hanya kurir dan dikendalikan seseorang. Menurut pengakuannya baru sekali ini membawa barang haram tersebut dari Malaysia,” kata Duki.

Dilanjutkan Duki, tertangkapnya SH ini karena yang bersangkutan ketika tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) terlihat gugup saat hendak di cek bodi oleh petugas. Sementara salah seorang rekannya berinisial AH, 64, lolos setelah menjalani pemeriksaan di mesin X-Ray kemudian langsung kabur karena mengetahui rekannya diamankan petugas.

”Petugas pada waktu itu curiga karena dia kelihatan gugup. Barang bawaannya sempat dibongkar petugas, namun tidak didapati benda yang mencurigakan. Nah, pada saat petugas memeriksa bodinya dan dengan penciuman anjing pelacak yang pada saat itu berada disana, akhirnya diketahui sabu yang dibawanya berada didalam sepatu yang dikenakannya saat itu,” ucap Duki.

Selain mengamankan sabu, sebut Duki, pihaknya juga mengamankan barang bawaan SH tersebut. Nantinya kesemuanya barang bukti akan turut diserahkan ke pihak Kepolisian. ”Untuk pengembangan selanjutnya Satnarkoba Polres Tanjungpinang yang akan melakukannya. Kami hanya menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke mereka,” sebut Duki.

Atas perbuatannya yang membawa barang haram tersebut, kurir tersebut dikenakan pasal 102 huruf e, Undang undang Nomor 17 tahun 2006 yaitu menyembunyikan barang impor secara melawan hukum yang digunakan untuk pemenuhan kewajiban pabean Jo UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Seperti Diketahui, Pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang, menggagalkan penyeludupan narkotika jenis Sabu yang dilakukan S (34), penumpang Kapal MV Sentosa 9, dari Situlang Laut Malaysia yang sandar di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP), pada Minggu (28/2) sekitar pukul 11.30 WIB. Dari tangannya petugas menyita sabu kurang lebih seberat 0,5 kilogram.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar