Mau Lihat Gerhana Matahari Total, Citilink Siapkan Paket Wisata

692
Pesona Indonesia
Maskapai Citilink. Foto: istimewa
Maskapai Citilink. Foto: istimewa

batampos.co.id – Fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi 9 Maret di Indonesia hebohnya sudah sampai ke Jakarta.

Dia ajang Indonesia Travel Fair (ITF) 2016 yang berlangsung di JCC 26-28 Februari 2016 destinasi GMT menjadi incaran para pengunjung.
Salah satunya adalah paket Holiday Garuda Indonesia. Maskapai terbesar di Indonesia bekerja sama dengan beberapa tour & travel untuk memasarkan paketnya ini cukup menggiurkan. Pasalnya para Wisatawan akan dibawa menggunakan pesawat Citilink dari Jakarta ke Bengkulu, pulang pergi.
Belum lagi ditambah Citilink yang mengeluarkan promoshuttle bus dan Citilink car untuk paket tersebut.


Bukan hanya itu, dari 3 hari 2 malam, Wisatawan diberikan waktu bebas di sebagian hari pertama, setelah dibawa dalam welcoming session ke Jembatan Batu Rusa, Banau Biru, Puri Tri Agung, Bukit Mahayana, dan Pantai Matras. Pada hari kedua menuju Pantai Penyak, tempat di mana anda akan melihat GMT.
Tak perlu takut penuh dan membeludak, walaupun beberapa tour kehabisan hotel, dan menggunakan camping ground. Namun di sini, Pantai Penyak hanya diperuntukan untuk pengguna paket tersebut, alias dipesan seluruhnya. Cukup nyaman untuk melihat GMT yang tiba pada pukul 06.20 di lokasi tersebut.
Sementara itu, cara menarik juga disiapkan oleh Palangkaraya dalam menyambut GMT. Walikota Palangkaraya HM Riban Satia memastikan bahwa Cafe Terapung yang direnovasi oleh Pemkot Palangkaraya akan rampung pada saat GMT terjadi di daerahnya.
” Cafe ini kami perbaiki setelah kandas, berbentuk Perahu. Kami perbaiki karena memang disiapkan untuk para wisatawan menyaksikan GMT dengan nyaman, karena kami buat strukturnya lebih kokoh sekarang,”ujar Riban. Cafe itu terletak di Sungai Kahayan, kawasan Flamboyan Bawah, Palangkaraya.
Selain itu pemerintah kota juga juga menyiapkan transportasi susur sungai bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam serta sungai di Kota Cantik.
“Alhamdulillah water boat dan kapal wisata sudah siap. Regulasi untuk penggunaannya pun sudah kita siapkan, sehingga pada tanggal 7-9 Maret mendatang agenda rampung semua disusun untuk menyambut tamu,” tukasnya.
Riban juga mengaku, untuk sementara sesuai laporan dari sebagian besar pemandu wisata (guide) bahwa tamu yang akan datang ke Palangka Raya untuk menyaksikan GMT merupakan Duta Besar dari 14 negara. Tapi kedatangan mereka secara mandiri yakni tidak ditanggung pemerintah.
“Namun karena status mereka duta besar dan merupakan tamu negara, jadi kami rencananya menyiapkan bus milik pemda yang muatannya sekitar 20 orang untuk digunakan mereka nanti selama di sini. Kami ingin memberikan fasilitas dan pilihan kepada masyarakat luar yang akan datang baik itu dalam rangka kunjungan GMT maupun kunjungan lain,” tutupnya. (inf)

Respon Anda?

komentar