Polisi Tangkap Tujuh Pembalap Liar, Semuanya Masih Pelajar

881
Pesona Indonesia
Kapolsek Kundur AKP Emsas Mardenis mengawasi sepeda motor yang digunakan balapan liar akhir pekan lalu. foto:imam soekarno/batampos
Kapolsek Kundur AKP Emsas Mardenis mengawasi sepeda motor yang digunakan balapan liar akhir pekan lalu. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Jajaran Polsek Kundur Utara/Barat Sabtu malam berhasil meringkus tujuh pemebalap liar yang sedang melakukan aksi balapan di jalan simpang Kempas Kundur Utara. Ketujuh pembalap yang tertangkap mayoritas berstatus pelajar, jadi mereka membuat surat pernyataan dan diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing. Sementara sepeda motor yang digunakan balapan dapat diambil bila disertai kelengkapan surat kendaraan dan lengkap dengan fisik kendaraan standar juga helm standar SNI.

Hal itu disampaikan Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Emsas Mardenis saat dikonfirmasi, Senin 29/2 kemarin. Lebih lanjut dikatakan kondisi ketujuh sepeda motor dimodifikasi, ban, kanalpot, diganti sayap juga dibuka. Bahkan ketujuh sepeda motor tidak ada plat nomor polisi dan pengendara tidak dapat menunjukan surat kendaraan STNK maupun BPKB. Untuk sementara sepeda motor diamankan di Mapolsek Kundur Utara diambil melalui Satlantas Polsek Kundur.

“Ya malam Minggu kemarin kami berhasil menangkap aksi balapan liar ketika melaksanakan kegiatan cipta kondisi (Cipkon) menjelang pelaksanaan MTQ Kabupaten Karimun. Hasilnya tujuh pembalap liar kita tangkap mayoritas masih pelajar,” tegas Emsas.

Ditambahkan razia cipkon sekaligus dalam rangka mensukseskan operasi simpatik pada 1 hingga 21 Maret. Sasaran operasi simpatik kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor baik roda dua dan empat seperti SIM, kaca spion, kanalpot, ban standar, helm standar SNI. Dalam hal kami mengimbau masyarakat dan orang tua lebih memperhatikan anak-anak saat mengendarai sepeda motor. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar