Ratusan Guru SMA Sederajat di Karimun Dialihkan Jadi ASN Provinsi

796
Pesona Indonesia
Seorang guru sedang mengawasi UN di MTs tahun lalu. Tahun ini guru SMA sederajat dialihkan jadi ASN Provinsi.
Seorang guru sedang mengawasi UN di sekolah MA tahun lalu. Tahun ini guru SMA sederajat dialihkan jadi ASN Provinsi.

batampos.co.id – Sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah, maka beberapa kewenangan pemerintah kabupaten/ kota daerah diambil alih oleh pemerintah provinsi. Salah satunya, tentang pengelolaan sekolah menengah atas (SMA) sederajat beserta tenaga pendidiknya pada tahun ini sudah harus diserahkan.

”Memang kita sedang melakukan penyiapan administrasinya. Dan, target kita Maret bisa diselesaikan penyerahan aset berupa bangunan SMA sederajat beserta segala isinya yang ada di Kabupaten Karimun ke Pemerintah Provinsi Kepri. Untuk penyerahan aset tersebut tentunya harus lengkap dengan dokumen. Dan, untuk daerah kita SMA sederajat lebih dari 20 unit,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim, Senin (29/2).

Bukan hanya itu saja, katanya, termasuk tenaga guru yang mengajar di SMA sederajat statusnya dari pegawai kabupaten akan dialihkan menjadi pegawai Provinsi Kepri. Untuk itu diperlukan waktu untuk menyiapkan dokumen pengalihan tersebut. Hanya saja, pada akhir tahun ditargetkan semuanya sudah bisa selesai.

Pelaksana Harian Kepala Badan Kepegawaian Daerah (Plh BKD) Kabupaten Karimun, Ahmad Yani, secara terpisah menyebutkan, untuk diketahui pengalihan tenaga pendidik ini hanya untuk yang bertatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) saja, termasuk didalamnya statusnya sebagai penilik sekolah (PS) dan tata usaha (TU) yang bekerja di SMA sederajat. ”Jadi, jika saat ini statusnya sebagai tenaga pendidik ASN kabupaten, ke depan akan menjadi ASN pendidik pemerintah provinsi,” paparnya.

Sementara itu, kata Yani lagi, untuk tenaga pendidik yang statusnya sebagai honorer dan juga TU honorer akan tetap berada di bawah kendali Pemerintah Kabupaten Karimun. Dari data yang ada jumlah ASN tenaga pendidik dan TU mencapai 393 orang. Surat dari BKN sudah diterima tentang tata cara poengalihan tersebut. Sehingga, saat ini sedang dilakukan persiapan dokumen dan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Oktober 2016, statusnya sudah beralih. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar