Bupati Lingga Targetkan 100 Miliar Pertahun dari Investasi di Sungai Besar

735
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello, meresmikan pencetakan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara.
Bupati Lingga, Alias Wello, meresmikan pencetakan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara.

batampos.co.id – Bupati Lingga, Alias Wello, mewujudkan janjinya menjadikan Lingga sebagai lumbung padi Kepri untuk
ketahanan pangan. Selasa (1/3) pagi, Bupati meluncurkan percetakan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar, Kecamatan
Lingga Utara. Kegiatan yang berlangsung sederhana di lapangan volly desa tersebut dihadiri ratusan masyarakat, DPRD,
FKPD, SKPD, Wakapolres, Danlanal, Dandim, Camat se-Kabupaten Lingga, seluruh kepala desa dan juga tokoh masyarakat (Tomas).

Setelah dilakukan survei oleh tim ahli terdata sebanyak 732 hektare lahan masyarakat yang potensial dibangun
persawahan dan 500 hektare lahan lainnya di Dusun II Semincut akan dibangun tambak yang akan segera dikerjakan. Dari
asumsi awal, pertahun, Bupati menargetkan hasil padi yang akan dipanen mencapai 7.500 ton. Dengan pundi-pundi
pendapatan daerah dari kedua investasi tersebut mencapai Rp 100 Miliar lebih.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Dirut
Multicoco Indonesia, Ady Indra Pawennari selaku investor dalam usaha ini. Ady yang juga mendapat penghargaan sebagai
pahlawan Indonesia di bidang inovasi teknonogi versi MNC Media tersebut sengaja digandeng Awe untuk membantu
mewujudkannya membangun kemandirian yang dimulai dari Desa Sungai Besar.

“Ditangan Pak Awe Lingga akan mampu berdikari. Banyak lahan sabur yang terbiarkan selama ini. Kita optimis, Lingga
akan menjadi lumbung padi terbesar di Kepri,” tutur Ady.

Untuk proses pengerjaan lahan disampaikan Ady, akan dilakukan bertahap. Seluas 10 hektar lahan akan dibuka terlebih dahulu dan segera ditanami sampai seluruhnya 800 hektar lahan yang direncanakan. Dengan pola seperti itu, dikatakannya tidak akan sampai waktu 6 bulan, panen padi akan berlangsung.

“Hasil per hektarnya, 3 sampai 4 ton. Kita targetkan 7.500 ton dari sawah pertahun jika seluruhnya sudah tergarap.
Pertahun dari sawah saja bisa Rp 75 miliar. Insya Allah tahun ini, akan kita bangun pabrik penggilingan padi di sungai besar,” terangnya.

Ditempat yang sama, Nazarudin, Kepala Desa Sungai Besar dalam sambutannya saat peresmian mengaku sangat
berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Lingga. Adanya program ini dikatakannya tentu akan sangat
membantu menumbuhkan perekonomian baru bagi masyarakat. Terlebih lagi, masyarakat secara langsung dilibatkan
sebagai mitra.

“Kita sangat berterimakasih dan menyambut baik program ini. Sebab menyangkut hal pekerjaan masyarakat. Lahan semak
yang setiap tahun selalu terbakar akan menjadi lahan hijau dan pangan masyarakat Kepri,” singkat Nazarudin. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar