Hanya 1,3 Juta Siswa Kelas XII yang Boleh Daftar SNMPTN

350
Pesona Indonesia
Peserta Ujian nasional yang otomatis jadi calon pendaftar SNMPTN. Foto: pojoksatu/jpgrup
Peserta Ujian nasional yang otomatis jadi calon pendaftar SNMPTN. Foto: pojoksatu/jpgrup

batampos.co.id – Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2016 membatasi kuota siswa kelas XII yang boleh mendaftar hanya 1.362.849 siswa. Padahal total data siswa SMA tingkat akhir yang masuk ke database panitia sebanyak 2.069.709 siswa.

Jika seluruh siswa yang masuk kuota itu mendaftar, maka rekor pendaftaran SNM PTN selama ini terpecahkan. Tahun lalu jumlah pendaftar SNM PTN ada 852.093 siswa. Sedangkan di periode 2014, pendaftar SNM PTN tercatat 777.536 anak. Tapi panitia lebih bersikap realistis dan memprediksi tidak akan semuanya mendaftar SNMPTN.

Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Humas SNM PTN 2016 Bambang Hermanto menuturkan, sejak awal panitia sudah menginformasikan bahwa tidak semua siswa kelas XII bisa mendaftar SNM PTN. ’’Karena mulai tahun ini diberlakukan pembagian kuota berdasarkan akreditasi sekolah,’’ katanya kemarin.

Pegawai Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu mengatakan sebanyak 706.860 siswa yang tidak masuk kuota SNM PTN diharap tidak kecil hati. Mereka tetap memiliki peluang untuk kuliah di kampus negeri. Caranya adalah mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) 2016 atau seleksi mandiri yang digelar masing-masing kampus.

Dia menjelaskan penetapan kuota berdasarkan akreditasi di setiap sekolah itu bersifat final. Maksudnya sudah tidak bisa diganti-ganti lagi. Baik oleh panitia SNM PTN maupun oleh sekolah. Dia mencontohkan ketika ada siswa yang masuk kuota boleh mendaftar SNM PTN, tetapi tidak mendaftar, kuotanya tidak boleh diganti siswa lain. Jadi dibiarkan kosong.

Bambang lantas menyampaikan perkembangan pendaftaran SNM PTN di hari kedua. Dia menjelaskan jumlah pendaftar total sampai pukul 16.16 kemarin ada 14.647 siswa. Dari jumlah tersebut masih 8.361 siswa yang sudah finalisasi pendaftaran. ’’Sementara jumlah pelamar SNM PTN yang mengajukan bidikmisi ada 979 siswa,’’ pungkasnya.

Ketua Umum SNM PTN 2016 Rochmat Wahab menjelaskan meskipun berupaya realistis, panitia berharap seluruh siswa yang masuk dalam kuota mendaftar SNM PTN. Tetapi dia menuturkan panitia tidak bisa memaksakan juga. Tahun lalu misalnya, dari 2,4 juta siswa SMA tingkat akhir yang mendaftar SNM PTN hanya 852 ribuan siswa.

’’Bagaimanapun juga tidak semua siswa yang masuk kuota itu ingin kuliah di PTN,’’ katanya. Pria yang juga rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu mengatakan, 1,3 jutaan siswa yang masuk kuota boleh mendaftar SNM PTN itu tidak seluruhnya berasal dari SMA. Ada juga siswa dari Madrasah Aliyah (MA) dan SMK.

Menurut guru besar pendidikan anak berbakat UNY itu, kecenderungan anak SMA kuliah di politknik atau langsung bekerja. Pun demikian dengan anak-anak dari MA, ada yang lebih memilih kuliah di kampus negeri agama di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Rochmat juga mengatakan anak-anak yang masuk kuota boleh daftar SNM PTN, tetapi nilai rapornya berada di urutan terbawah, pasti pikir-pikir juga untuk ikut persaingan SNM PTN. ’’Jangankan bersaing dengan siswa dari kelas lain, dengan siswa satu sekolahannya saja sudah kalah nilainya,’’ tuturnya. (jpgrup)

Respon Anda?

komentar