Jumlah Wisman ke Kepri Turun 35,43 Persen

517
Pesona Indonesia
Sepasang wisman sedang bermain jetski di Pantai Trikora, Bintan, belum lama ini. Dari Desember ke Januari, jumlah wisman yang melancong ke Kepri turun 35,43 persen. F. Faradilla / Batam Pos.
Sepasang wisman sedang bermain jetski di Pantai Trikora, Bintan, belum lama ini. Dari Desember ke Januari, jumlah wisman yang melancong ke Kepri turun 35,43 persen. F. Faradilla / Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mesti lekas tanggap bila menginginkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Pasalnya, berdasarkan data mutakhir yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan Januari lalu mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya.

“Penurunan ini lebih disebabkan karena libur Natal dan tahun baru,” ucap Kepala BPS Kepri, Dumangar Hutahuruk, Selasa (1/3) kemarin.

Sebagaimana yang tercatat di data resmi tersebut, pada bulan Desember 2015 total wisman yang melancong ke Kepri ada sebanyak 221.582 jiwa. Sedangkan sebulan setelahnya hanya mencapai 143.078 jiwa. Jika hendak dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, angka ini juga masih rendah. “Kalau dibandingkan pada Januari 2015, juga lebih rendah 3,09 persen,” terangnya.

Sementara itu, dominasi wisman yang berkunjung ke Kepri selama Januari 2016 masih berasal dari Singapura dengan total 72.559 jiwa. Angka ini mencatat persentase lebih dari separuh total wisatawan atau sekitar 50,74 persen. Kemudian disusul pelancong dari Tiongkok, Korea Selatan, India, Filipina, Jepang, Inggris dan Australia yang berada di bawah angka 10 persen penyumbang kunjungan wisman ke Kepri.

“Kunjungan wisman dari berbagai negara yang mengunjungi Kepri hampir merata mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya,” ucap Dumangar.

Hal ini ditengarai bukan saja lantaran tidak adanya festival wisata yang digelar di Kepri pada bulan Januari, masa liburan sekolah dan liburan lainnya juga turut mempengaruhi turunnya jumnlah kunjungan wisman ke Kepri.

“Sementara untuk tingkat hunian hotel juga mengalami penurunan sebesar 19,70 persen dengan rata-rata lama menginap tamu 2,01 hari,” pungkas Dumangar. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar