Setelah Intim Eki Putuskan Widya, Widya Marah, Widya Tusuk Perut Eki

1057
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Eki, 20, menyatakan putus hubungan dengan Widya, 22. Sebelum menyatakan putus Eki minta dilayani di semak-semak. Tak terima diputus Widya tusk perut Eki dengan pisau.

Hal ini disampaikan Yulius Andesta, kuasa hukum yang ditunjuk mendampingi Widya, usai reka ulang kasus pembunuhan di Jl. Untung Suropati, Labuhanratu, Bandarlampung, kemarin (1/3).

Sejak menjalin hubungan, keduanya memang sering melakukan perbuatan layaknya suami-istri. Widya menuruti keinginan Eki lantaran lelaki asal Dusun Belulawang, Kecamatan Ponggor, Blitar, Jawa Timur, itu berjanji menikahinya.

’’Sebelum kejadian, tersangka menemui korban untuk memperjelas status dan menanyakan janjinya. Namun saat itu korban malah memutuskan hubungannya,” papar Yulius.

Lantaran kesal, Widya menusuk Eki dengan pisau yang memang selalu dibawanya.

’’Pisau itu bukan karena disiapkan. Tetapi memang kebiasaan tersangka membawa pisau ke mana-mana dan disimpan di dalam tas,” urainya.

Sementara reka ulang kemarin berlangsung dalam 26 adegan dengan dua lokasi. Tempat pertama adalah di Jl. Untung Suropati dan Bambukuning .

Diawali saat Eki yang diperankan seorang warga menjemput Widya di dekat lokasi kejadian. Dari sini, keduanya menuju warung dan Widya ditinggalkan di tempat itu.

Adegan selanjutnya, Eki kembali menemui Widya dan membawanya ke semak-semak yang ada di belakang warung. Di tempat itu, Eki minta dilayani. Ini tergambar dari adegan 1-14.

Pada adegan 15-16, Eki menyatakan memutuskan hubungannya dengan Widya. Namun, janda anak satu itu menolak. Lalu Widya mengambil pisau yang ada di dalam tas dan merangkul kekasihnya. Ia kemudian menusuk perut Eki.

Meski begitu, Eki masih sadar dan berlari menuju rumah majikannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara Widya pergi ke arah Jl. Kompleks Transmigrasi, Labuhanratu.

Kasatreskrim Polresta Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, reka ulang dilakukan untuk mengetahui kronologis kejadian yang menewaskan Eki.

”Dari sini kami mengetahui motif pembunuhan itu,” kata Dery didampingi Kapolsekta Kedaton Kompol Handak Prakasa Qalbi.

Reka ulang yang menarik perhatian warga ini juga disaksikan jaksa penuntut umum Kejari Bandarlampung Tri Wahyu Pratekta. Jalur di lokasi tersebut sempat macet. (nca/c1/ais/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar