Wujudkan Harga Murah, Pemko Tanjungpinang Potong 16 Jalur Distribusi Bahan Pangan

347
Pesona Indonesia
Aktivitas jual beli di Pasar KUD Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos
Aktivitas jual beli di Pasar KUD Tanjungpinang. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Demi menekan angka inflasi, Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang berencana memotong jalur distribusi 16 komoditas bahan pangan yang tidak dihasilkan Kota Tanjungpinang. Seperti beras, kedelai, gula pasir, minyak goreng, ayam, telur, bawang, cabe, kentang, kok, wortel tomat, ikan, daging sapi, dan tepung terigu

“Selain untuk menekan inflasi, pemutusan rantai ini untuk memperoleh harga murah,” ujar Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, Selasa (1/3)

Pemotongan jalur distribusi ini dilakukan dengan mendatangkan langsung bahan pangan dari daerah penghasil. Caranya, dengan melakukan kerja sama atau MoU dengan daerah penghasil. “Dengan begitu, harga akan lebih murah,” ujarnya.

Sementara Kabid Perdagangan Disperindag-Ekraf dan PM Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menganggap perlu pemutusan jalur distribusi. Karena Kota Tanjungpinang bukanlah daerah penghasil.

Selain bahan pangan, pihaknya juga berencana memutus rantai distribusi barang lainnya yang berpengaruh terhadap inflasi. “Seperti bahan bangunan, yaitu besi dan semen,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar