Yanto Bunuh Pacarnya karena Disebut Tak Normal

827
Pesona Indonesia
Kapolsek Lubuk Baja Kompol I Dewa Nyoman ASN, bersama jajarannya saat menunjukkan ke media pembunuh Yuyun, Rabu (2/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Kapolsek Lubuk Baja Kompol I Dewa Nyoman ASN, bersama jajarannya saat menunjukkan ke media pembunuh Yuyun, Rabu (2/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Suyanto sempat berkelit kalau bukan dia pembunuh Yuyun, warga Kampung Dalam Baloi Indah Blok C no 06, Kecamatan Lubuk Baja, Rabu (2/3/2016) subuh. Bahkan Yanto sempat berusaha menghilangkan jejak dengan mencuci tangan dan pakaiannya yang berlumuran darah usai menikam leher Yuyun hingga tewas, dan menikam Maman Surahman di kepala dan tangan hingga kritis.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan intensif, Yanto akhirnya mengaku kalau dia yang membunuh Yuyun, kekasihnya sendiri.

Di hadapan penyidik, Yanto mengatakan sebelum membunuh Yuyun, ia berangkat dari tempat temannya di Komplek Ruko Rafflesia menuju Yuyun di Kampung Dalam.

Di rumah korban, pelaku sempat mengobrol hingga akhirnya pertikaian mereka terjadi.

“Sekitar jam tiga ada cekcok antara pelaku dengan korban, karena pelaku kesal dengan omongan korban yang mengatakan pelaku tidak normal,” ungkap Kapolsek Lubuk Baja Kompol I Dewa Nyoman ASN.

Entah apa yang terajadi korban sampai mengeluarkan kata-kata kalau pacarnya itu tidak normal.

Tak terima disebut tak normal, pelaku mengambil sebuah pisau yang terletak di atas kulkas korban. Kemudian Yanto menikam leher dan punggung Yuyun.

Setelah itu Maman (adik korban, red) keluar dari kamar mendengar suara ribut-ribut dan melihat pelaku sedang memegang pisau. Kemudian karena pelaku merasa panik melihat Maman, pelaku pun langsung menusuk Maman di bagian kepala.

Pelaku kemudian keluar dari rumah korban setelah menusuk Maman. Sekitar 20 meter dari rumah korban, pelaku membuang pisau yang ia gunakan, lalu kembali lagi ke rumah korban untuk mengambil sepeda motornya.

“Lalu pelaku pergi ke Baloi untuk menjemput temannya atas nama Rian dan sempat mencuci tangannya di rumah kontrakan Rian. Setelah itu pelaku pulang ke rumahnya di Komplek Ruko Rafflesia,” kata Dewa. (eggi)

Baca Juga:
> Pembunuh Yuyun Ternyata Pacarnya Sendiri
> Sempat Berkelahi dengan Pelaku Pembunuhan, Maman Mengalami Luka di Kepala dan Jari
> Pesan Terakhir Yuyun Ungkap Pelaku Pembunuhan
> Subuh Berdarah, Yuyun Tewas dengan Luka di leher

Respon Anda?

komentar