10 Tahun Simpan Selingkuhan di Sebelah Rumah

769
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Donjuan seorang kontraktor. Ia menyimpan selingkuhan di tak jauh dari rumahnya. Next door.

Selama 10 tahun menyimpan selingkuhan. tak satu pun keluarga yang mengetahui keberadaannya. Padahal, bapak satu anak ini membuat pintu tembus rumah di kamar belakang yang kini dijadikan gudang.

“Sebetulnya saya itu lebih dulu pacaran sama Sephia (sebutan nama selingkuhannya, Red). Gara-gara dijodohkan sama istri, akhirnya saya meninggalkan dia,” kata Donjuan sembari menarik napas panjang.

Menikahnya Donjuan dengan istrinya, Karin, 39 (samaran) tak membuat Sephia ikhlas begitu saja. Donjuan pun tak tega meninggalkan Sephia.

Apalagi, Sephia berjanji akan setia dengannya. Kesetiaan itu pun akhirnya membuat Sephia harus rela dijadikan selingkuhan Donjuan.

“Selama semua dibiayai, perempuan pasti mau jadi selingkuhan,” kata Donjuan kemudian dilanjutkan dengan tertawa saat ditemui di Pengadilan Agama, Klas 1A Surabaya, Senin (29/2).

Donjuan mengungkapkan kebenaran ucapannya itu dengan menunjukkan foto-foto mesranya dengan beberapa selingkuhannya. Selain Sephia, Donjuan mengaku memiliki dua simpanan lagi di Kalimantan dan Sulawesi.

“Sephia tahu kok. Cuma istri saja yang ndak tahu,” kata Donjuan.

Kehadiran Donjuan di PA kali ini bukan untuk digugat atau menalak. Sebab, sampai saat ini si Karin tak pernah tahu bila suaminya mempunyai tiga selingkuhan sekaligus.

Si Karin pun tak mengetahui bila gudang di rumahnya itu berpintu dan tembus dengan samping rumah.

“Pandai-pandainya akulah,” kata Donjuan.

Donjuan berani mengungkap kisah tersebut karena semua pria di tempat itu bercerita tentang kisah asmaranya dengan para wanita selain istri.

Sebagai pria normal, hampir semua pria beristri memiliki kisah asmara dengan WIL (wanita idaman lain). Baik sekedar kawan, TTM (teman tapi mesum eh mesra), selingkuhan atau istri siri.

“Kebetulan beli tiga rumah secara berderetan di perumahan. Istri tahunya cuma satu rumah, satu rumah saya kontrakan dan satunya saya kasih ke Sephia,” jelasnya.

Karena masuk dalam perumahan elit, maka Sephia jarang keluar rumah. Karin pun tak pernah curiga dengan Sephia.

Pintu tembusnya itu persis tembok namun terbuat dari baja. Kuncinya menggunakan kunci otomatis dengan akses kode PIN.

“Pandai-pandainya akulah. Kalau istri keluar atau jalan-jalan sama teman-temannya ya ke samping rumah. Kebetulan yang punya kunci itu cuma saya. Istri sih ndak pernah ke gudang karena yang bersih-bersih semuanya pembantu,” jelasnya. (*/no)

Respon Anda?

komentar