Bupati Lingga akan Gratiskan Pengurusan Hak Milik Tanah

728
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Awe (dua dari kiri) saat menghadiri musrenbang kecamatan. foto:wijaya satria/batampos
Bupati Lingga, Awe (dua dari kiri) saat menghadiri musrenbang kecamatan. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello yang sering disapa Awe menginginkan kepengurusan hak milik tanah oleh masyarakat Kabupaten Lingga secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Namun Bupati tidak menginginkan program tersebut ditunggangi sejumlah oknum yang mengambil kesempatan untuk mengklaim tanah milik negara.

“Saya juga pening masalah tanah ini,” ujar Awe ketika menghadiri Musrenbang Kecamatan Singkep belum lama ini.

Dia menyampaikan ada info yang masuk kepadanya kalau masyarakat ramai-ramai menebas hutan yang bermaksud untuk memiliki kawasan tersebut. Aksi masyarkat ini didorong oleh oknum tertentu yang hendak membuka usaha di lahan tersebut dengan iming-iming mengganti rugi atau membeli lahan tersebut.

Menurut Awe hal ini sebagai bentuk akal-akalan pengusaha yang bekerja sama dengan sejumlah oknum di tingkat desa. Dia juga memastikan jika ada perusahaan yang ingin beroperasi terlebih di bidang tambang, maka Awe mangaku lebih tahu perusahan tambang mana saja yang beroperasi karena dirinya masih menjabat sebagai wakil ketua organisasi pertambangan di Indonesia.

“Jangan karena iming-iming perusahan mengganti rugi lahan yang dibuka masyarkat itu, jadi semua berlomba menebas hutan,” ujar Awe.

Dia juga memerintahkan kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Lingga agar tidak mengeluarkan surat untuk alasan yang tidak jelas, terlebih untuk spekulasi mencari keuntungan pribadi terhadap tanah yang tidak jelas.

Walau demikian Awe meminta kepada seluruh aparatur pemerintah yang dipimpinnya, untuk membantu siapa saja masyarkat yang memang benar memiliki lahan tersebut tetapi hingga saat ini belum memiliki surat yang sah. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar