Interkoneksi Pulau Bintan Terkendala Pembebasan Lahan

354
Pesona Indonesia
Armunanto Manager PLN Area Tanjungpinang (baju putih) menjawab pertanyaan awak media saat Coffee Morning di Kantor PLN Tanjungpinang, Rabu (2/3). F.Yusnadi/Batam Pos
Armunanto Manager PLN Area Tanjungpinang (baju putih) menjawab pertanyaan awak media saat Coffee Morning di Kantor PLN Tanjungpinang, Rabu (2/3). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan jaringan interkoneksi di Pulau Bintan terkendala pembebasan lahan, utamanya lahan yang berada di kawasan Tanjunguban hingga Sri Bintan. Otomatis kendala tersebut berpengaruh terhadap kecepatan pembangunan.

“Karena itu, kami harap warga bersedia membebaskan lahan, demi percepatan pembangunan,” ujar General Manager (GM) PLN area Tanjungpinang, Armunanto dalam acara Coffee Morning di lantai empat kantor PLN Tanjungpinang, Rabu (2/3).

Armunanto tidak mengetahui berapa pastinya luas lahan yang perlu dibebaskan. “Yang pasti ada delapan titik lahan yang belum diketahui siapa pemiliknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan, persoalan interkoneksi merupakan kewenangan Unit Induk Pembangunan Medan. Sementara pihaknya hanya menggunakan dan menyalurkan ke pelanggan. “Mereka menjanjikan interkoneksi sampai ke Tanjungpinang akan diselesaikan 2016 ini,” ujarnya. (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar