Menpora Akan Cabut SK Pembekuan PSSI Asal Memenuhi 9 Syarat Ini

576
Pesona Indonesia
Menpora Imam Nahrawi. (Foto :JPNN)
Menpora Imam Nahrawi. (Foto :JPNN)

batampos.co.id – Setelah sempat beredar isu pencabutan SK pembekuan PSSI yang langsung dibantah oleh Menpora Imam Nahrawi, akhirnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyetujui pencabutan pembekuan PSSI dengan 9 syarat.

Diharapkan kesembilan syarat tersebut bisa menjembatani pemerintah dengan PSSI.

“Alasannya ya semoga poin-poin ini bisa dimasukkan dan disetujui oleh PSSI. Ini kan SK pencabutan ada syarat, kan tak boleh kondisional. Ini tergantung dengan FIFA, itulah fungsi utusan yang dikirim Presiden ke sana,” ujar Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.

Apa saja kesembilan syarat tersebut? Berikut adalah sembilan syarat pencabutan SK Pembekuan PSSI dari Menpora:

1. Menjamin eksistensi atau kehadiran pemerintah dalam tata kelola persepakbolaan nasional yang dilakukan oleh PSSI melalui pengawasan dan pengendalian yang ketat oleh pemerintah.

2. Menjamin adanya sistem pelaporan dan pertanggungjawaban PSSI kepada AFC dan FIFA, bahwa keterlibatan pemerintah dalam perbaikan tata kelola sepakbola nasional di PSSI merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dan bukan sebagai bentuk intervensi pemerintah.

3. Mengedepankan ketaatan terhadap sistem hukum nasional.

4. PSSI berkomitmen secara konsisten terhadap perbaikan tata kelola sepakbola untuk kepentingan peningkatan prestasi olahraga sepakbola nasional.

5. Menjamin adanya keterbukaan informasi publik yang akuntabel dalam bentuk pelaporan atau publikasi.

6. Menjamin terselenggaranya pola pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang profesional, berkualitas, serta transparan.

7. Menjamin tidak adanya pengaturan skor dan pola kartel dalam pengelolaan persepakbolaan nasional serta pemenuhan jaminan perlindungan bagi pelaku olahraga profesional.

8. Menjamin bagi tercapainya prestasi tim nasional sebagai juara satu dalam event: 1) Piala AFF tahun 2016; 2) SEA Games tahun 2017 ; 3) Lolos Kualifikasi Piala Dunia tahun 2018; dan 4) Asian Games XVIII tahun 2018;

9. Mempercepat diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) sesuai yang diharapkan pemerintah dengan tetap memperhatikan Statuta FIFA paling lambat harus dilaksanakan akhir bulan April 2016. 

 

(sam)

Respon Anda?

komentar