NasDem Was-Was Menterinya Diresuffle

425
Pesona Indonesia
Irma Suryani Chaniago. Foto: Dok JPNN
Irma Suryani Chaniago. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Partai Nasdem (NasDem) was-was apabila menterinya direshuffle. Namun, partai besutan Surya Paloh itu pasrah dan menyerahkan sepenuhnya hasil evaluasi kinerja menteri ke Presiden Joko Widodo.

Politisi NasDem DPR RI, Irma Suryani Chaniago mengatakan, NasDem pun tidak akan mencampuri jika hasil evaluasi kinerja dijadikan dasar oleh presiden untuk melakukan reshuffle kabinet.

“Kami menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Jokowi. Tapi, sampai hari ini, kami belum mendengar presiden ingin melakukan reshuffle kabinet,” ujarnya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (2/3).

Namun, misalkan setelah evaluasi kerja ada anggota NasDem yang terkena reshuffle, pihaknya tidak akan mempermasalahkannya. Karena, hal tersebut adalah hak prerogatif dari presiden.

“Monggo-monggo saja presiden melakukan reshuffle terhadap siapa saja, termasuk NasDem,” imbuhnya.

Dia mengatakan, untuk melakukan reshuffle, ada tolok ukurnya. Kemudian, jika reshuffle dilakukan karena jatah-jatah kursi, itu tidak akan berbeda dengan sebelumnya.

Sementara, politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo memprediksi reshuffle kabinet akan dilakukan usai Munas Partai Golkar. Terlebih, pada akhir tahun 2015, isu reshuffle sempat berhembus kencang.

Pria yang biasa dipanggil Bamsoet itu meyakini, Presiden Joko Widodo sedang mencari waktu yang tepat untuk melakukan perombakkan kabinet.

“Reshuffle bukan isu baru dan menurut saya, saya meyakini Jokowi menunggu momentum yang tepat, barangkali menunggu Golkar selesai. Ini barangkali loh,” kata Bamsoet di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (2/3).

Kendati demikian, Ketua Komisi III DPR RI itu tak mau berkomentar lebih jauh mengenai kemungkinan ada kader Golkar menempati posisi di kabinet kerja.

Diketahui, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden RI sudah selesai melakukan evaluasi kinerja pada menteri-menterinya.

Luhut juga sempat berbicara dengan presiden dan mengatakan, sebentar lagi akan ada keputusan. Namun, apakah hal tersebut terkait dengan reshuffle Kabinet Kerja. (JPG/JPNN)

Respon Anda?

komentar