Parkir Harus Pakai Tiket, Tempat Parkir Liar Juga Ditertibkan

983
Pesona Indonesia
Dishub Karimun tertibkan tanda dilarang parkir liar  di jalan umum. foto:sandi/batampos
Dishub Karimun tertibkan tanda dilarang parkir liar di jalan umum. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun bersama dengan Polisi Militer (PM) TNI AD, kemarin (2/3), melakukan penertiban parkir dan barang-barang yang diletakkan di atas badan jalan. Termasuk juga penertiban parkir yang harus menggunakan tiket, karena kebanyakan pungutan parkir tidak menggunakan tiket.

”Kita turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan yang sempit harus dapat dimanfaatkan dengan baik dan demi kelancaran lalu-lintas. Kita menemukan di badan jalan ada yang meletakkan tanda dilarang parkir. Tanda itu bermacam-macam bentuknya. Mulai yang terbuat dari semen yang dimasukkan ke dalam ember plastik dan ada juga yang dibuat menggunakan tanda rambu segi tiga,” ujar Kepala Dishub Kabupaten Karimun, Ariandy.

Dikatakannya, perbuatan ini tidak dapat dibenarkan. Karena tanda resmi boleh atau tidaknya parkir di jalan dikeluarkan dan dipasang oleh Dishub. Untuk itu, benda-benda yang menghalangi jalan dan diletakkan di atas badan jalan tersbeut akhirnya diangkat atau diamankan. Sehingga, orang yang meletakkan tanda tersebut tidak mengulangi lagi. Benda-benda yang menghalangi parkir tersebut terdapat di Jalan Nusantara dan Jalan Pramuka.

Kemudian, lanjutnya, untuk pengelola parkir agar menerapkan sistem tiket. Untuk itu, para pengelola parkir dapat berkoordinasi dengan Dishub untuk pengambilan tiket di kantor. Ketentuannya juga sudah diatur. Ke depan dia berharap tidak ada lagi pungutan parkir yang tidak menggunakan tiket. Penerapan parkir menggunakan tiket resmi ini akan mulai efektif pada bulan depan.

”Dalam satu bulan ini kita lakukan sosilisasi kepada petugas parkir di jalan dan juga pengelolanya. Jika nanti pada bulan depan masih ada petugas parkir yang tidak menggunakan tiket dalam memungut parkir, maka kepada pemilik kendaraan bermotor tidak perlu membayarnya. Dengan menggunakan tiket, maka akan lebih menertibkan lokasi parkir itu sendiri,” jelas Ariandy. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar