Pasca Gempa Sumbar, Status Bahaya Tsunami Dicabut

407
Pesona Indonesia
Pasca gempa antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Padang. Warga mengisi kendaraan mereka dengan BBM dengan harapan jika terjadi tsunamibisa dengan cepat menyelamatkan diri. Foto: jpgrup
Pasca gempa antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Padang. Warga mengisi kendaraan mereka dengan BBM dengan harapan jika terjadi tsunamibisa dengan cepat menyelamatkan diri. Foto: jpgrup

batampos.co.id -Gempa besar 8,3 SR yang mengguncang Sumatera Barat yang diikuti dengan peringatan tsunami, benar-benar membuat warga Sumbar ketakutan. Mereka berhamburan keluar rumah, hotel, dan bangunan lainnya menuju tempat yang lebih tinggi.

Dahsyatnya tsunami di Aceh menghantui mereka mengingat kekuatan gempat yang mencapai 8,3 SR. “Siapa yang tak ngeri kalau terjadi tsunami seperti di Aceh,” ujar seorang warga sambil terus memacu langkahnya menuju tempat yang lebih tinggi di Kota Padang.

Namun setelah beberapa jam, status bahaya tsunami akhirnya dicabut. Meski begitu, warga terutama di daerah psisir masih was-was. Mereka takut terjadi gempa susulan yang memicu tsunami.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengharapkan masyarakat di pesisir barat Pulau Sumatera tidak panik pasca-gempa di dekat Kepulauan Mentawai, Rabu (2/3/2016) pukul 19.41.

“Hasil analisis kami menunjukkan gempa berkekuatan 8,3 skala richter itu tidak memicu tsunami besar,” kata Juru Bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Pihaknya telah mendapat laporan tentang hasil analisis dan dampak-dampak gempa. “Analisis yang ada menunjukkan tidak akan ada tsunami besar,” ujarnya dalam wawancara dengan MetroTV.

Sutopo menambahkan, BNPB sudah menerima laporan tentang dampak gempa itu di Sumatera. “Kalau di Sumatera, semua melaporkan kondisi aman dan tanpa kerusakan,” tuturnya.

Meski demikian BNPB masih terus menganalisis dampak-dampak gempa. Meski demikian belum ada laporan tentang kerusakan akibat gempa yang terjadi di Samudera Hindia itu.

“Kita melihat tidak ada intensitas gempa yang merusak,” tegasnya. (nur/ara/JPNN)

Baca Juga:
> Tamu Hotel di Padang Berhamburan Saat Gempa
> Gempa 8,3 SR Guncang Mentawai, Warga Padang Panik

Respon Anda?

komentar