Plh Wali Kota Batam Siap Diperiksa Kejati Terkait Bansos

648
Pesona Indonesia
Agussahiman, Sekda sekaligus Plh Wali Kota Batam. Foto: istimewa
Agussahiman, Sekda sekaligus Plh Wali Kota Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pelaksana harian Wali Kota Batam yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agussahiman menyatakan siap dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri terkait dugaan korupsi penyaluran danabantuan sosial (bansos).

“Kalau dimintai keterangan, siapapun warga negara itu harus siap,” kata Agussahiman di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (2/3/2016).

Menurut dia, tak ada alasan menolak datang jika ada panggilan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Terlebih, jika itu berkait dengan tanggung jawab atau tugas seseorang.

“Kalau kita ini pejabat, pengusaha, siapapun, karena ada tanggung jawab, ada tugas, ada kewajiban ya harus dijalankan,” ujar pria yang mengemban amanat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam sejak 2006 lalu tersebut.

Terkait keterangan dari Kejati Kepri yang mengumumkan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka tapi di sisi lain Kejati tak mau menyebut nama dua orang tersangka itu, Agussahiman tak mau berkomentar.

“Saya tidak punya kompetensi soal itu, silakan tanya ke Kejati,” katanya.

Disinggung apakah dirinya sudah mengantongi surat panggilan pemeriksaan dari Kejati Kepri, Agussahiman hanya mengangkat bahu. Begitu juga, ketika ditanya jika nanti ada pejabat di lingkungan Pemko Batam yang benar-benar jadi tersangka apakah Pemko Batam akan memberikan bantuan hukum, Agussahiman menjawab diplomatis.

“Itu nanti saja,” kata dia.

Meski begitu, selaku Plh Wali Kota Batam pihaknya akan berupaya agar ke depan pemberian dana Bansos ke masyarakat akan ditata lebih baik lagi. Termasuk, pentingnya laporan yang detail dan jelas sebagai bentuk pertanggungjawaban dari penerima bantuan.

“Intinya kita berupaya makin hari makin baik,” ujarnya. (rna/bp/jpgrup)

Respon Anda?

komentar