PLN Buru Penuhi Janji Tak Ada Lagi Byarpet

335
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – PLN Ranting Buru telah menepati janjinya untuk mengaktifkan penerangan listrik mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Artinya, pelanggan PLN tidak lagi mengeluhkan listrik byarpet sejak 17 Februari 2016 lalu.

”Alhamdulillah, sejak penambahan daya sebesar 230 KWH, sudah tidak ada lagi byarpet. Memang nyala listrik mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB,” kata Sekretaris Camat Buru, Helmi, Selasa (1/3) lalu.

Dengan tambahan satu unit mesin PLTD berkekuatan 230 MWH, maka total keseluruhan mesin PLN ranting Buru sebanyak empat unit. Seluruh mesin beroperasi hingga pagi. Sementara jumlah pelanggan kurang lebih 800 rumah.

”Untuk menyalakan listrik selama 24 jam, PLN menghadapi kendala pemenuhan kuota BBM. Meski begitu, kecamatan sedang mencarikan solusi bagaimana kendala tadi bisa teratasi,” jelasnya.

Sementara di Desa Tanjungutan, dan Desa Tanjungbatu Kecil, sedang dilakukan ujicoba listrik tenaga surya. Sejak beroperasi awal Februari lalu, masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam, tanpa dibebani biaya.

”Benar kedua desa Tanjungutan, dan Tanjungbatu Kecil sudah dapat menikmati listrik 24 jam. Karena, sedang dilakukan ujicoba listrik tenaga surya. Kalau sudah tetap, warga dipungut iuran ke PLN sebagai biaya perawatan dan operasional listrik tenaga surya,” ucap Helmi lagi.

Sementara Jali, warga Buru mengaku lega bisa menikmati listrik pada sore hingga pagi hari tanpa byarpet. ”Syukurlah, jangan byarpet lagilah tu PLN. Saya berharap kepada Pemda Karimun, agar Pulau Buru juga bisa menikmati listrik 24 jam,” harapnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar