Bupati: BUMD Harus Berikan Kontribusi untuk PAD Karimun

586
Pesona Indonesia
Bupati Karimun Aunur Rafiq melantikan Dirut BUP dan Pengawas, serta Dirut PDAM Tirta Karimun. foto:tri haryono/batampos
Bupati Karimun Aunur Rafiq melantikan Dirut BUP dan Pengawas, serta Dirut PDAM Tirta Karimun. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Bupati Karimun H Aunur Rafiq, melantik Dirut Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) Karimun Indrawan Susanto, dan dua dewan pengawas BUMD Kepelabuhanan yakni Jamaluddin dan H Wijoyokusumo, Kamis (3/3).

Acara juga disejalankan dengan pelantikan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun Indra. Kegiatan mengambil tempat di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun.

”Saya harap agar dapat memberikan konstribusi kepada Pemerintah Daerah. Terutama BUMD Kepelabuhanan Karimun yang sudah berjalan, silahkan gali potensi-potensi yang ada. Selain itu, Direktur PDAM Tirta Karimun, agar segera melakukan pembenahan aset dari Perusda Karimun,” paparnya.

Menurutnya, tugas berat sudah menunggu Direktur PDAM Tirta Karimun, karena baru kali ini pemisahan pengelolaan air bersih. Namun dirinya percaya pasti diselesaikan dengan baik. Pemerintah Daerah Karimun, memberikan suntikan dana sebesar Rp 7 miliar serta kucuran dana dari Pemerintah Pusat melalui satker Pekerjaan Umum dalam bentuk fisik sekitar Rp 20 miliar.

”Mudah-mudahan, krisis air bersih tidak terjadi lagi. Karena prioritas Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih,” ungkapnya.

Sementara, Dirut BUMD Kepelabuhanan Karimun Indrawan Susanto, mengaku optimis dapat memberikan kontribusi kepada Pemda Karimun dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keoptimisan tersebut, didukung telah beroperasinya 6 service area.

”Tahun ini, kita akan mengoperasikan Pelabuhan Kargo Hang Lukut di Moro,” jelasnya.

Sedangkan Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo, mengungkapkan, untuk tahap awal akan melakukan perombakan manajemen yang saat ini masih tergabung di Perusda Karimun. Selain itu, melakukan inventalisir aset-aset Unit Usaha Air Bersih (UUAB) yang ada di beberapa wilayah seperti Pulau Kundur, Karimun dan Moro.

”Dalam waktu dekat ini, kita lakukan pembenahan manajemen di dalam dulu lah. Terutama, bagaimana memberikan pelayanan kepada pelanggan. Kemudian, nanti baru program kerja yang telah direncanakan,” singkatnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar