Flyover Simpang Kabil Dilelang Rp 200 Miliar

1938
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Setelah jalan layang atau flyover Simpangjam mulai dikerjakan, dalam waktu dekat flyover Simpang Kabil juga akan dikerjakan. Kini sudah masuk dalam tahap pelelangan. Pagu anggarannya Rp 200 miliar.

“Dalam waktu dekat mungkin sudah ada pemenang lelangnya. Segera akan dikerjakan,” kata direktur Perencanaan dan Tehnik BP Batam, Imam Bachroni, di kantornya, Kamis (3/3/2016).

Imam mengatakan panjang flyover Simpang Kabil lebih panjang dari yang di Simpang Jam. Tetapi kemungkinan lebarnya sama. Ia berharap dalam waktu dekat bisa mulai dikerjakan, sehingga operasionalnya tidak terlalu jauh beda dengan yang di Simpang Jam.

“Kalau bisa operasionalnya barengan. Tetapi mungkin akan lebih lambat. Tetapi selisih waktunya mungkin tidak terlalu jauh. Tetapi untuk spesifikasinya saya tak hafal,” katanya.

Sementara itu, pembangunan fisik flyover di Simpang Jam sudah dimulai. Pohon-pohon di sekitar Simpang Jam sudah dipotong dan dibersihkan. Pemotongan pohon ini untuk pembangunan jalan sementara.

“Untuk tahap awal, akan kita bangun jalan dulu. Setelah itu bangunan flyovernya. Di Simpang Kabil juga akan dilakukan sama,” katanya.

Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja, sebelumnya mengatakan setelah pembangunan flyover ini, maka diharapkan akan dilakukan pembangunan jalan tol. Sementara pembangunan rel kereta api masih belum dalam waktu dekat.

“Kalau dibandingkan kereta api, kita lebih fokus dan mengutamakan jalan tol dan fly over. Menurut kita itu yang paling mendesak sekarang,” kata Mustofa beberapa waktu lalu.

Mustofa mengatakan jalan tol dan flyover ini sangat dibutuhkan menunjang perekonomian dan industri di Batam. Di mana di Batam saat ini sudah dibutuhkan lalu lintas untuk kendaraan berat serta lalu lintas cepat. Ini juga untuk mengurai kemacetan.

“Jadi kendaraan berat tidak akan bercampur lagi dengan motor. Ini akan mempercepat distribusi barang industri, termasuk mengurai dan mengurangi kemacetan. Intinya kita akan terus berbenah dan memperbaiki infrastruktur,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar