Ini Kronologi Polisi Kejar dan Tembak Mobil Carry

1111
Pesona Indonesia
Mobil patroli poliosi yang mengejar mobil carry. Foto: Deded Syaf Putra/facebook
Mobil patroli poliosi yang mengejar mobil carry. Foto: Deded Syaf Putra/facebook

batampos.co.id – Aksi kejar-kejaran yang berujung penembakan mobil carry oleh tim kepolisian Polresta Barelang berawal dari kecurigaan polisi terhadap sebuahmobil carry BP 1709 D yang terparkir di depan Masjid Raya Batam Centre.

“Sekitar jam dua lima belas dinihari anggota patroli kita melihat mobil carry yang mencurigakan di depan Masjid Raya Batam Centre,” ujar Kompol Paisal, kasat Sabhara Polresta Barelang, Jumat (4/3/2016).
Salah satu anggota Sabhara kemudian turun untuk melakukan pengecekan, namun tiba-tiba mobil carry itu kabur.
Curiga ada sesuatu dalam mobil, polisi langsung mengejar. Aksi kejar-kejaran pun belangsung hingga dua jam. Mobil cary itu sempat menyerempet mobil patroli polisi di bagian kiri saat mobil polisi berusaha menghentikan mobil cary tersebut.
Di depan Orchid Park, mobil ini sempat menurunkan tiga orang. Sejurus kemudian kembali tancap gas ke arah Marina.
Saat terjadi aksi kejar-kejaran itu, polisi patroli Sabhara berkoordinasi dengan polsek terdekat, hingga menurunkan 5 mobil patroli untuk mengejar carry tersebut.
Carry lari ke arah Marina, mata kucing, lalu ke arah Seitemiang dan berputar-putar hingga tiga kali.
Polisi sempat memberikan beberapa kali tembakan peringatan, namun tidak di indahkan pengemudi mobil carry tersebut.
Nah, saat akan berputar arah di sopir polisi menembak ban mobil hingga mobil tersebut terbalik. Polisi lalu membekuk sopir carry. Sang sopir di bawa ke Satreskrim Polresta Barelang, sementara mobil carry telah di amankan oleh Satlantas Polresta Barelang.
Polisi curiga sopir carry membawa narkoba atau melakukan tindakan kejahatan lain. (eggi)

Respon Anda?

komentar