Malaysia Jadi Pusat Produk Halal Dunia

550
Pesona Indonesia
produk halal Malaysia. Foto: istimewa
produk halal Malaysia. Foto: istimewa

batampos.co.id – Penduduk terbesar muslim di dunia ada di Indonesia. Namun urusan prouk halal, Malaysia yang juga mayoritas muslim bertekad mengambil peran negara-negera berpenduduk mayoritas muslim dengan menjadikan negeri jiran itu sebagai sumber produk halal.

Meskipun Halal Industry Development Corporation (HDC) mencatat, pertumbuha ekspor produk halal Malaysia tahun lalu sedikit melambat di angka RM 42 miliar, namun melihat permintaan pasar global dalam industri halal yang masih tinggi membuat Malaysia yakin bisa mencatatkan kenaikan harga ekspor industri tersebut pada tahun ini.
halal-logo.gif

Ketua Pegawai Eksekutif HDC, Datuk Seri Jamil Bidin, mengatakan Malaysia memiliki keragaman sektor halal dan tidak memfokuskan kepada sektor tradisional seperti makanan dan minuman saja, tapi juga selalu mempromosikan sektor non tradisional seperti ramuan dan kosmetik halal yang kesemuanya bisa memacu pendapatan ekspor tahun ini.

Dia mengatakan, produk halal Malaysia terus mendapat perhatian dari investor asing dan sampai tahun lalu ada suntikan investasi besar di sektor farmasi serta makanan dan minuman.

“Tahun ini, HDC menjangkakan tarikan investasi pada nilai RM 1,2 miliar sampai RM 1,5 miliar yang mana harga ini adalah kinerja rata-rata yang tercatat dari tahun ke tahun,” ujar Datuk Seri Jamil Bidin seperti dilansir singapuraterkini.com.

“Dari segi ekspor pula, kita perkirakan terjadi perkembangan lambat, tetapi dengan mempromosikan sektor bukan tradisi yang potensial seperti perawatan diri dan kosmetik, ia mampu meningkatkan nilai ekspor dan menarik investasi asing,” katanya, lagi.

Industri halal Malaysia mencatat nilai ekspor sebesar RM 42 miliar tahun 2015, Naik RM 4 miliar dibandingkan pencapaian tahun 2014 yang hanya mencapai RM 38 miliar. Sektor makanan dan minuman serta bahan halal menjadi kontributor utama.

Sementara itu, ketika ditanya tentang Dewan Halal Malaysia (MHM) yang baru didirikan, Datuk Seri Jamil Bidin mengatakan MHM mampu mengkoordinasikan lembaga pemerintah yang terkait industri halal di bawah satu kesatuan walaupun memiliki pelayanan yang berbeda.

Dia mengatakan, MHM dilihat sebagai satu lagi usaha pemerintah Malaysia meluncurkan berbagai kegiatan industri halal lokal dan memantapkan ekosistem Malaysia sebagai pusat halal dunia. (hafiz ithnin/my metro)

Respon Anda?

komentar