Pekan Imunisasi di Karimun Sasar 21.281 Balita

547
Pesona Indonesia
 Kepala Dinas Kesehatan Karimun Hj Sensissiana. foto: tri haryono/batampos
Kepala Dinas Kesehatan Karimun Hj Sensissiana. foto: tri haryono/batampos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Karimun akan melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Karimun, 8-15 Maret mendatang. Untuk kesuksesan program PIN Polio, ditargetkan sebanyak 21.281 balita usia 0-59 bulan. Sebanyak 927 petugas kesehatan, dan kader posyandu diturunkan untuk menyasar bayi di 12 kecamatan di lingkup Kabupaten Karimun.

“Untuk lokasi imunisasi kita sebar di seluruh Kabupaten Karimun. Seperti di posyandu, puskesmas, PAUD, Pos PIN di masing-masing kelurahan/desa, pelabuhan, bandara, dan di beberapa titik strategis,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Karimun Hj Sensissiana, Kamis (3/3) kemarin.

Secara teknis sistem pemberian imunisasi dilakukan dengan cara meneteskan vaksin polio ke mulut si anak sebanyak dua tetes. Itu dilakukan oleh petugas medis atau kader posyando, agar menjaga kualitas imunisasi.

”Jadi silakan, bagi masyarakat yang mempunyai bayi mulai 0-59 bulan datang untuk mendapatkan imunisasi Polio secara gratis. Imunisasi polio ini penting, agar anak tidak terkena polio atau lumpuh layu,” ungkap Sensis lagi.

Masih katanya lagi, Pemerintah Pusat telah mencanangkan Indonesia bebas polio sejak 2014 lalu sehingga 2020 nanti sudah tidak ada lagi pengidap polio di Indonesia. Tujuan PIN Polio antara lain mengurangi risiko penularan virus polio yang datang dari negara lain, memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio.

”Untuk itu sekali lagi peranan orangtua sangat penting, untuk membawa anaknya diberikan PIN Polio nanti. Dan harapannya, dapat terealiasasi cakupan 90 persen anak dapat imunisasi polio melalui Pekan Imunisasi Nasional ini,” tutupnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar