Pelabuhan Internasional Berakit Pintu Masuk Baru ke Kepri

688
Pesona Indonesia
Wakil Gubernur Kepri (kemeja putih) dan Bupati Bintan Apri Sujadi (kemeja biru) mengunjungi Pelabuhan Internasional Berakit yang belum difungsikan. foto:humas pemprov/ batampos
Wakil Gubernur Kepri (kemeja putih) dan Bupati Bintan Apri Sujadi (kemeja biru) mengunjungi Pelabuhan Internasional Berakit yang belum difungsikan. foto:humas pemprov/ batampos

batampos.co.id – Potensi pariwisata Kabupaten Bintan yang seolah tidak ada habisnya merupakan anugerah tak tepermanai. Hal ini kemudian disikapi dengan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung agar panorama eksotis pulau ini bisa menjadi pendulang utama pendapatan asli daerah setiap tahunnya. Fasilitas yang kini sedang dalam tahap akhir itu di antaranya adalah Pelabuhan Internasional Tanjung Berakit.

Karena itu, ketika memiliki waktu senggang, Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun turut menyempatkan diri meninjau pelabuhan di ujung utara Pulau Bintan ini, Kamis (3/3). Menurut Nurdin, keberadaan pelabuhan yang bakal melayani penyeberangan dari dan ke Bintan-Johor ini bisa memberikan tuah tersendiri.

“Karena bisa menjadi pintu masuk alternatif bagi wisman yang hendak melancong ke kawasan pesisir timur Bintan. Dengan begitu jumlah kunjungan wisman pasti meningkat,” ucap mantan Bupati Karimun ini.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kepri, siap mendukung dan berupaya keras agar pelabuhan yang dibangun melalui anggaran pemerintah pusat ini bisa beroperasi tahun ini.

“Karena selama ini turis yang mau ke Pantai Trikora itu harus masuk lewat Lagoi dulu. Jaraknya jauh sekali. Kalau lewat Berakit bisa lebih dekat. Dan ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi turis-turis yang berasal dari Malaysia,” kata Nurdin.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi yang turut mendampingi, menimpali bahwasanya sektor pariwisata memang masih menjadi sektor primadona pendulang PAD Bintan. Untuk tahun 2015 saja, sektor ini menyumbang lebih dari separuh total PAD Bintan. Tak heran bilamana fasilitas pendukung pariwisata masih menjadi prioritas dalam pembangunan Bintan di tahun 2016.

Dalam proses pengerjaan renovasi Pelabuhan Tanjungberakit tahun 2015 kemarin, ada dana sebesar Rp 7,3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional Perubahan (APBN-P) tahun 2015, yang dalam pengawasan satuan kerja dari Kementerian Perhubungan RI.

“Untuk saat ini, kami tinggal memikirkan bagaimana pengerjaan pendalaman alurnya saja. Kalau itu selesai, bisa lekas dioperasikan,” kata bupati yang belum sebulan dilantik ini. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar