Tahun Ini Warga Bintan Bisa Urus SIM di Kecamatan

1869
Pesona Indonesia
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos
Bupati Bintan Apri Sujadi. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama dengan Polisi Resor (Polres) Bintan dibidang kepengurusan Surat Izin Mengendarai (SIM) di 2016 ini. Dengan MoU ini, pelayanan pembuatan maupun perpanjangan SIM akan dihadirkan di setiap kecamatan masing-masing.

“Warga bisa membuat atau memperpanjang SIM di setiap kecamatan masing-masing,” ujar Bupati Bintan, Apri Sujadi, kemarin.

Selama ini warga Bintan banyak mengeluhkan kepengurusan pembuatan maupun perpanjangan SIM untuk kendaraan roda dua hingga kendaraan besar. Pasalnya untuk mengurus SIM, warga harus ke Kantor Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bintan yang berada di Jago, Kelurahan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Untuk bisa sampai ke Kantor Satlantas Polres Bintan, warga yang khususnya berdomisili di kecamatan bagian timur, tengah dan pesisir Kabupaten Bintan ini harus menempuh jarak 80-100 Kilometer (Km), itupun kalau cuaca cerah mendukung. Namun kalau tidak, bukan hanya jarak tempuh yang menjadi hambatan melainkan keselamatan nyawanya.

Agar keluhan ini tidak terjadi lagi selama ini, lanjutnya, Pemkab Bintan akan bekerja sama dengan Polres Bintan untuk menyediakan pusat pelayanan pembuatan maupun perpanjangan SIM di setiap kecamatan. Direncanakan pusat pelayanan kepengurusan SIM itu dengan semua mini bus yang dilengkapi berbagai alat canggih. Nantinya mobil mini bus ini akan ngetem dan juga akan keliling mengitari setiap ruas jalan di setiap kecamatan.

“Setiap kecamatan disediakan mobil mini bus yang melayani pembuatan maupun perpanjangan SIM. Mengurus SIM dengan mini bus itu sama saja dengan di Kantor Satlantas Polres Bintan baik dari segi waktu maupun nominal harganya,” katanya.

Sementara Kapolres Bintan, AKBP Cornelius Wisnu Adji Pamungkas mengaku sangat mendukung program pelayanan pembuatan maupun perpanjang SIM di setiap kecamatan yang dicetuskan Bupati Bintan, Apri Sujadi. Karena dengan keberadaan pusat pelayanan kepengurusan SIM di kecamatan masing-masing sangat membantu baik warga dan pihak kepolisian.

“Jarak tempuh untuk kepengurusan SIM memang sudah lama menjadi kendala bagi kita. Karena untuk menyediakan pusat pelayanan kepengurusan SIM di setiap kecamatan kita terhambat ketersediaan dana. Namun jika Pemkab Bintan bersedia menyediakan fasilitasnya, kita juga akan mendukungnya dengan menyediakan anggota dalam mengurus kepengurusan SIM tersebut,” katanya.

Apabila nantinya mobil mini bus pelayanan kepengurusan SIM hadir di setiap kecamatan, lanjutnya diharapkan warga bisa memanfaatkan sebaik mungkin untuk mengurusnya agar memiliki dokumen resmi berkendaraan atau SIM. Jadi jika kepengurusan SIM ini lancar, kedepannya setiap warga pengguna kendaraan sudah mengantongi SIM seluruhnya. Sehingga secara langsung juga ikut mendukung sebagai pelopor tertib berlalulintas di Kabupaten Bintan.

“Kalau udah ada mobil untuk ngurus SIM. Tolong dimanfaatkan agar semua pengendara miliki SIM. Karena nantinya setiap kecamatan akan dijadikan Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), sehingga bagi yang tak ada SIK bisa dikenakan sanksi,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar