Konsultan: Bagian Roboh Jembatan Dompak, Tidak Perlu Dibongkar

1200
Pesona Indonesia
Keadaan terakhir pembangunan Jembatan I Dompak Tanjungpinang. Hari ini, kelanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan Tanjungpinang dengan Pulau Dompak ini kembali dibahas di DPRD Kepri. F. Faradilla Vewey / Batam Pos.
Keadaan terakhir pembangunan Jembatan I Dompak Tanjungpinang. Hari ini, kelanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan Tanjungpinang dengan Pulau Dompak ini kembali dibahas di DPRD Kepri. F. Faradilla Vewey / Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepulauan Riau, Heru Sukmara menyatakan, berdasarkan hasil penelaahan dari konsultan, rangka P7, bagian jembatan I Dompak yang roboh pada proses pembangunannya itu tidak perlu dibongkar.

“Kata mereka, rangka P7 itu tidak perlu dibuka semua. Hanya perlu ada penguatan-penguatan,” kata Heru, di Tanjungpinang, Jumat (4/3).

Hanya saja hasil penelaahan konsultan ini belum mendapat tanggapan dari Komisi Keamanan Jembatan Terowongan Jalan (KKJTJ). Setelah laporan ini rampung disusun, baru akan diserahkan kepada komisi tersebut. “Nanti akan ditanggapi. Memang perlu dibongkar atau cukup sekadar penguatan saja,” terang Heru.

Dibongkar atau tidaknya rangka P7 ini sudah barang tentu bakal berpengaruh terhadap target perampungan jembatan yang menghubungkan daratan Tanjungpinang dengan pulau Dompak itu. Kalau KKJTJ, kata Heru, membenarkan cukup dengan penguatan, diperkirakan bulan Juni mendatang jembatan sudah tersambung.

“Tapi kalau tidak disetujui atau harus dibongkar, ya perlu tambahan waktu. Tapi ini belum dibicarakan seperti apa kondisinya,” beber Heru.

Terkait penyebab robohnya rangka P7, Heru menjelaskan, ini adalah permasalahan teknis. Yang versi KKJTJ masuk pada kategori sesuatu yang tak diperhitungkan sebelumnya. Hanya saja kajian penyebab robohnya P7 ini belum diserahkan secara tertulis.

“Artinya suatu hal yang tidak diduga kalau di segmen lain kan berhasil,” terang Heru.

Sebelumnya, dalam pertemuan membahas kelanjutan pembangunan Jembatan I Dompak, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sofyan Samsir menjelaskan pihak KKJTJ merekomendasikan satu kerangka jembatan yang rubuh agar dapat dibongkar keseluruhan, dan dapat dibangun kembali.

“Rubuhnya jembatan kan di ujung satu rangkaian jembatan dari arah Dompak. Nah KKJTJ mintanya satu rangkai itu dirubuhkan saja. Tapi WIKA beranggapan itu tidak perlu,” terang Sofyan.

PT WIKA, lanjut Sofyan, beranggapan bagian yang rusak tidak mengindikasikan adanya kerusakan di satu rangkaian jembatan tersebut. Sehingga PT WIKA bermaksud untuk merobohkan bagian ujung jembatan yang rusak dan membangunnya kembali.

Namun, kata Sofyan, DPRD Kepri dalam hal ini akan meminta penjelasan terlebih dulu kepala KKJTJ mengenai alasan dari rekomendasi yang dituliskan kepada Dinas PU Kepri. “Kalau sudah tahu alasannya baru bisa kami putuskan akan seperti apa lanjutan pembangunannya. Makanya Selasa ini, mudah-mudahan alasan itu bisa kami dapatkan,” katanya.

Namun sejauh ini, kata Sofyan, Komisi III akan mempertimbangkan hal yang menjadi rekomendasi KKJTJ. “Sertifikat pernytaan keselamatan penggunaan jembatan ada di mereka. Jangan sampai jembatan ini tak bersertifikat dan juga menjadi permasalahan yang tak diinginkan di masa mendatang,” tutupnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar