Polres Natuna Tangkap Pasangan Suami-Istri Pengedar Narkoba

1065
Pesona Indonesia
Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia menunjukkan lima tersangka pengendar dan pengguna sabu-sabu dan barang bukti hasil operasi antik seligi tahun 2016. foto:aulia rahman/batampos
Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia menunjukkan lima tersangka pengendar dan pengguna sabu-sabu dan barang bukti hasil operasi antik seligi tahun 2016. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Jajaran polres Natuna berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkoba jenis sabu sabu, dalam operasi Antik Seligi 2016.

Tiga kasus narkoba yang terungkap masing-masing dua di Siantan, Anambas, satu kasus lagi di Sedanau, Natuna. Di Siantan terdapat pasangan suami istri yang ditangkap saat sedang transaksi narkoba.

Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia mengatakan, tiga kasus narkoba yang diungkap hasil kerjasama Polsek Siantan dan Polsek Bunguran Barat bersama masyarakat. Penangkapan dilakukan bulan Febuari lalu.

“Tiga kasus narkoba ini berhasil diungkap dalamn Operasi Antik Seligi 2016,” kata Amazon, Jumat (4/3).

Di Siantan, kata Amazon, awalnya ditangkap tersangka M, 20 dan L, 24, saat sedang bertransaksi. M sebagai penyedia barang, sementar L pembeli. Selain paket sabu, polisi juga menyita barang bukti uang Rp 150 ribu dan bungkus plastik bening.

“Dua tersangka M dan L sedang bertransaksi, setelah digeladah ditemukan satu paket sabu dalam amplop, sudah uji lab, tersangka juga positif narkoba,” sebut Amazon.

Setelah itu, sambung Amazon, Polsek Siantan kembali menangkap pasangan suami istri, AA, 51, dan, S, 35, di salah satu kafe jablai di Kampung Melayu Tarempa.

Penangkapan tersangka ini disaat Polsek Siantan menggelar razia. Dari tangannya ditemukan sabu-sabu 5 gram yang disimpan dalam kemasan botol ponds cream. Lalu uang tunai Rp 7,350 juta hasil penjualan narkoba. Dilokasi juga ditemukan timbangan digital. Keduanya pengedar sabu-sabu dan positif pengguna narkoba.

Masih dalam operasi antik, sambung Amazon, Polsek Bunguran Barat menangkap warga Sedanau berinisial I, 52. Karyawan swasta ini tertangkap membawa dua paket sabu.

Menurut Amazon, I adalah target operasi. Ditangannya ditemukan satu paket kecil 1,5 gram dan satu paket berisi 2,1 gram, beserta uang tunai Rp 3 ratus ribu diduga hasil penjualan. Tersangka I juga menyimpan plastik bening.

“Tersangka I ditangkap di jalan. Digeledah terbukti membawa sabu, setelah menerima informasi masyarakat.

Dikatakan Amazon, tersangka yang diamankan dijerat pasal 112 dan 114, diancam hukuman minimal 5 tahun kurungan dan maksimal hukuman seumur hidup.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar