Ramai-Ramai Lihat Gerhana Matahari Total Sambil Sepedaan

405
Pesona Indonesia
Ilustrasi wisatawan asing bersepada. Foto: istimewa
Ilustrasi wisatawan asing bersepada. Foto: istimewa

batampos.co.id – Gerhana Matahari Total (GMT) melintas 12 Provinsi di daratan Indonesia. Fenomena alam yang hanya terjadi dalam 350 tahun sekali ini tak ingin dilewatkan begitu saja olah masyarakat maupun pelaku wisata. Selain melaksanakan salat gerhana matahari, juga ada banyak kegiatan yang mengundang banyak wisatawan asing dan nusantara.

Di Pontianak, Kalimantan Barat, masyarakat di sana menyambut GMT dengan menggelar kegiatan bersepeda bertajuk “Gowes to Eclipse Pontianak 2016”.

Mengambil start dari Taman Digulis Jalan Ahmand Yani, bersepeda sehat menuju BPAA-Lapan Pontianak. “Silakan, yang suka sepeda, yang ingin menyaksikan GMT sambil bersepeda sehat. Pasti seru ramai-ramai melihat GMT di alam terbuka,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang terus mempromosikan gerhana matahari di Jakarta.

Bagaimana kesiapannya? Cukup seru. Bukan hanya perseorangan, warga di Kota Khatulistiwa itu. Dari mulai Kementerian Pariwisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kalbar, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalbar hingga Lapan Pontianak semua akan meramaikan nonton bareng GMT.

Ide untuk gowes dan nonton bareng ini cukup sederhana, tetapi responsnya luar biasa. Orang butuh saling bercerita soal gerhana yang belum tentu ditemukan lagi itu.

“Event besar dan atraksi utamanya kan sudah dibuatkan oleh Tuhan, yakni GMT-nya itu sendiri. Tinggal menambah sub event yang mudah, murah, meriah saja. Gowes bersama-sama itu bisa menjadi jawaban di Pontianak,” sebut Menpar Arief Yahya yang didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, Rabu (2/3/2016).

Hadiah? Masyarakat yang ikut berpartisipasi dijamin punya kesempatan mendapatkan hadiah menarik. Dari mulai doorprize, hingga kuis GMT, semua disiapkan DPD Apersi Kalbar. “Akan ada kuis seputar GMT. Doorprize nya pun dijamin menarik. Hadiah kami yang tanggung,” papar  Ketua DPD Apersi Kalbar, Ramadan Djunaidi.

Lapan juga tak mau ketinggalan. Kepala BPAA-Lapan Pontianak, Muzirwan, mengaku siap memfasilitasi kalau ada yang berminat melihat Gerhana Matahari Total. Lapan telah mempersiapkan Teleskop Sky Rover, 180 buah kacamata khusus dan live video streaming dari berbagai daerah yang dilintasi GMT di seluruh Indonesia.

“Video streaming ini difasilitasi Kominfo. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas itu. Kami juga mengundang 18 sekolah dan perguruan tinggi untuk mengedukasi masyarakat,” ungkap Muzirwan.

Antusiasme juga datang dari PHRI Kalbar. “Ada dua lokasi yang bisa melihat gerhana matahari total itu. Warga Ketapang dan Sukadana akan dapat menyaksikan gerhana matahari total sekitar dua menit. Jadi pasti kami support. Kami akan mendisplay Gowes to Eclipse Pontianak di setiap hotel dan restoran. Kalau ada tamu yang mau ikut, kami akan memfasilitasinya,” papar Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal.

ASITA Kalbar tak mau ketinggalan. ASITA Kalbar mengajak segenap lapisan masyarakat untuk ikut sepeda santai. Kegiatan ini diawali dengan kumpul bersama di Taman Digulis, Untan sekitar pukul 05.00.

“Kami juga sudah mengajak sejumlah komunitas sepeda di Pontianak untuk ikut berpartisipasi. Ini momen yang sangat tepat. Gerhana matahari dan juga libur nasional,” terang perwakilan ASITA Kalbar, Nugroho Hendray Eka Saputra. (inf)

Respon Anda?

komentar