Sambut GMT, Wisatawan Jelajahi Suku Anak Dalam Jambi

670
Pesona Indonesia
Suku anak dalam atau orang rimba Jambi. Foto: istimewa
Suku anak dalam atau orang rimba Jambi. Foto: istimewa

batampos.co.id – Jambi, satu dari 12 provinsi yang akan dilalui gerhana matahari total (GMT). Menyambut fenomena alam itu, ada banyak kegiatan yang digelar.

Dari aspek pariwisata, provinsi yang saat ini dipimpin oleh pria ganteng, Zumi Zola, itu menggelar kegiatan di dua tempat.

“Kami akan sambut GMT di dua kabupaten kami,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Jambi, Edi Erizon. Dua Kabupaten yang akan menyambut GMT itu adalah Kabupaten Sorolangun dan Muara Jambi.

Justru ini yang paling menarik, ratusan wisatawan mancanegara meminta dan mengagendakan menjelajah suku anak dalam di Jambi. “Kami siapkan paket wisata itu dan pemandunya sudah kami tetapkan. Ini akan menjadi bagian dalam wisata menyambut GMT,” ujar Edi. Agenda menjelajah Jambu itu akan dilakukan pada tanggal 6 hingga 7 Maret.

Satu hari berselang, tanggal 8 Maret pihaknya akan mengadakan Pentas Seni di pusat Kota Jambi.

”Sedangkan di hari H-nya kami akan lakukan salat Subuh berjamaah dengan Salat Gerhana dengan seluruh masyarakat di Jambi. Kemudian kami akan menyaksikan bareng GMT dan ditutup dengan bersepeda santai menuju Hutan Kota yang disertai Kuliner di jembatan Petrix, Jambi,” ujar pria berkacamata itu.

Lebih lanjut Edi mengatakan, dalam tahapannya, Kementerian Pariwisata juga sudah intens melakukan sosialisasi terkait pendidikan tentang GMT.

”Kami memberikan edukasi GMT untuk pelajar-pelajar SMA dan SMP se-Jambi terkait dengan GMT,” bebernya.

Bukan itu saja, para pelajar dan para masyarakat juga diberikan ekhsibisi fotografi cara mengambil foto GMT yang baik dan benar.

”Jadi kami mix semua kegiatan agar meriah dan manfaat,” kata Edi. Jambi juga diprediksi akan mendapatkan pemandangan sempurna GMT di tanggal 9 Maret nanti.

“GMT di wilayah Singkut itu dapat dilihat mendekati sempurna atau jelas. Kita telah mempersiapkan beberapa rangkaian acara di wilayah kita,” kata Kabid Pemasaran Pariwisata pada Disbudpar Provinsi Jambi, Dendy Denmark .

Dikatakannya, pada puncak fenomena alam langka yang hanya terjadi dalam ratusan tahun itu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun berencana menggelar sejumlah acara kesenian sebagai upaya promosi pariwisata di Provinsi Jambi.

Dalam momen melihat fenomena GMT tersebut, nantinya masyarakat dan wisatawan bisa menonton bersama dengan mengabadikan momen fenomenal ini yang disertai dengan sejumlah kegiatan seni tradisional daerah setempat.

Dalam fenomena ini, sesuai dengan intruksi pemerintah pusat setiap daerah yang dilintasi fenomena GMT tersebut dapat menjadikan sebagai ajang promosi kepariwisataan di sejumlah daerah.

“Fenomena ini merupakan suatu momen bagi pemerintah daerah untuk mendongkrak potensi pariwisata dengan mempromosikan fenomena langka ini,” ujar Dendy. (inf)

Respon Anda?

komentar