Ungkap Dugaan Anak Eks Wapres Pakai Narkoba, Polisi Tunggu Hasil Tes DNA

536
Pesona Indonesia
Anggota DPR dari Fraksi PPP, Fanny Syafriansyah alias Ivan haz. Foto: dokumen JPNN.Com
Anggota DPR dari Fraksi PPP, Fanny Syafriansyah alias Ivan haz.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Polda Metro Jaya kini tengah mengusut dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anggota DPR  dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fanny Syafriansyah. Kini, politikus yang dikenal dengan sapaan Ivan Haz itusudah menjalani sejumlah pemeriksaan.

Beberapa waktu lalu, Ivan telah menjalani tes urine. Namun, Polda Metro Jaya belum puas. Akhirnya Polda Metro Jaya pun menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk meneliti DNA anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu.

Lantas, apa hasil tes DNA dari darah dan rambut Ivan? Menurut Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabidokkes) Polda Metro Jaya Kombes Musyafak, hasil tes DNA itu belum kelar karena harus melewati beberapa tahap pengujian.

“Kemarin ditindaklanjuti pemeriksaan akar rambut dan darah. Sampai saat ini belum ada hasilnya,” katanya, Jumat (4/3).

Polda Metro Jaya sebelumnya memang kurang puas dengan hasil tes urine Ivan. Sebab, hasilnya memang tidak menunjukkan adanya kandungan narkoba.

Namun, kata Musyafak, dari tes urine itu ada kandungan zat benzodiazepin yang biasanya ada dalam obat golongan psikotropika. Karenanya, demi memastikannya maka diperlukan tes DNA.

“Kalau pemeriksaan akar rambut, seseorang memakai terus menerus dalam jangka waktu lama, maka hasilnya masih akan positif di akar rambut walau sudah dua atau empat bulan tak menggunakan,” katanya.

Lantas kapan hasil tes DNA Ivan akan diketahui? “Dalam waktu satu atau dua hari lagi baru kita bisa mengetahui hasilnya” pungkasnya.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menahan Ivan dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pembantu rumah tangga (PRT). Belakangan, nama Ivan justru muncul saat Badan Narkotika Nasional (BNN) dan TNI menggerebek kompleks perumahan Kostrad di Tanah Kusir, Jakarta Selatan untuk membekuk jaringan narkoba.(mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar