Urus Akte Kelahiran Kilat, Kini Bisa di Kecamatan

493
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam saat blusukan di Busung. foto:ist
Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam saat blusukan di Busung. foto:ist

batampos.co.id – Pelayanan birokrasi menjadi prioritas utama dalam agenda 100 hari kerja Apri Sujadi dan Dalmasri Syam, Bupati dan Wakil Bupati Bintan yang belum sebulan dilantik ini. Terobosan terdepan yang siap dilaksanakan adalah pengurusan akte kelahiran kilat.

Program ini memperpendek rentang pengurusan akte kelahiran. Bila sebelumnya, pengurusannya harus di tingkat Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), tapi terhitung sejak Jumat (4/3) pagi kemarin, pengajuan penerbitan akte kelahiran cukup di kantor kecamatan saja.

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menerangkan, perbaikan pelayanan birokrasi merupakan aspirasi yang disampaikan masyarakat ketika ia dan Apri mencalonkan diri sebagai kepala daerah, akhir tahun lalu. “Karena itu, akan kami mulai kerjakan di seratus hari pertama ini,” kata Dalmasri, Kamis (3/3).

Kemarin juga sudah dilakukan pelatihan bagi aparatur-aparatur dari 10 kecamatan yang akan bertugas khusus melayani pengajuan akte kelahiran di Kantor Disdukcapil Bintan. Dalmasri berkesempatan meninjau langsung proses pelatihan tersebut. Dalmasri mengaku ingin memastikan sendiri kesiapan seluruh instansi kecamatan mengenai terobosan teranyar ini. “Biar jelas seperti apa kesiapannya. Kalau ada yang masih kurang bisa langsung disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Data Disdukcapil Bintan, Bambang menambahkan, proses pengajuan akte kelahiran di tingkat kecamatan, memiliki persyaratan yang tidak berbeda dengan proses yang berlaku sebelumnya di tingkat Disdukcapil Bintan. “Semisal, surat kelahiran dari bidan yang asli, KTP dan KK orang tua, surat nikah, fotokopi KTP dua orang saksi,” sebutnya.

Karena digarap di tingkat kecamatan, Bambang menerangkan, masa pengerjaannya pun tidak bakal selama proses yang ada selama ini, yang perlu menunggu hingga 14 hari kerja. “Tapi kalau di tingkat kecamatan bisa hanya tujuh hari saja,” ujarnya.

Kecamatan Bintan Timur menjadi kantor percontohan pelaksanaan pengurusan akte kelahiran cepat ini. Camat Bintan Timur, Hasan menjelaskan, kantornya sudah siap melaksanakan program ini. Termasuk juga perangkat keras dan lunak yang tersambung langsung dengan bank data di Disdukcapil Bintan.

“Kami tinggal menunggu aplikasinya saja. Secara sistem baik itu internet, komputer dan SDM kita sudah tidak masalah. Namun yang terpenting sesuai prosedur, dan undang-undang yang berlaku dalam prosesnya,” ungkap Hasan.

Menurut Hasan, yang sangat vital dari pelaksanaan program ini adalah ketersediaan listrik yang memadai di masing-masing kantor kecamatan. “Karena tidak semua kantor kecamatan punya genset bila suatu ketika listrik mati, ini yang harus diantisipasi,” pungkasnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar