Bebas, Mandra Mulai Bangkit Lagi

1458
Pesona Indonesia
Mandra (kanan) dalam sebuah diskusi tentang kebudayaan Betawi di Jakarta, Minggu (6/3/2016). Foto: Putri Annisa/JawaPos.com
Mandra (kanan) dalam sebuah diskusi tentang kebudayaan Betawi di Jakarta, Minggu (6/3/2016). Foto: Putri Annisa/JawaPos.com

batampos.co.id -Mandra, komedian Betawi akhirnya menghirup udara bebas sejak 14 Februari 2016 lalu, setelah menjalani masa tahanan karena dituding korupsi program siaran di TVRI. Mandara sebelum ya divonis penjara satu tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Selama menjalani masa tahanan, fisik Mendra susut. Ia tampak kurus dan terlihat lebih tua. Namun kini ia terlihat lebih segar pasca bebas dari Lapas Cipinang.

Saat jawapos.com (grup batampos.co.id) menemuinya di kawasan Tebet, Jakarta, , Minggu (5/3/2016), pemain sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan‘ itu nampak gagah mengenakan setelan jas abu-abu. Mandra pun mengaku bersyukur bisa bebas dari hukuman yang menjeratnya.

Saat ditanya apa yang paling dirindukan selama berada dalam tahanan, dia pun menjawab dengan tawa khasnya. “Ya rumah tangga lah,” kata Mandra lantas tertawa.

Mandra pun menjadi salah satu pembicara dalam sebuah diskusi dengan tema kebudayaan Betawi di bilangan Tebet, Jakarta. Ini adalah kembalinya Mandra ke depan kamera pascabebas bebas dua minggu lalu.

Selama menjalani masa tahanan dan persidangan, Mandra memang selalu mendapatkan dukungan dari keluarga. Terlebih, dari istri tercintanya Mila Sari Juwita.

Mila Sari tak pernah absen mendampingi sejak Mandra didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakpus hingga perkaranya diputus majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Saudara kandung seniman Betawi Omaswati dan Mastur itu pun tak muluk-muluk soal keinginannya usai bebas dari penjara karena kasus korupsi. Dia menuturkan, ingin kembali ke dunia seni dan hiburan yang telah membesarkan namanya.

“Ya karena di situ wadah saya. Kita lihat nanti ke depan. Yang penting saya pulang sehat, saya pulang selamat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Mandra dinyatakan bersalah melakukan korupsi dalam penjualan produk siap siar ke TVRI. Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada Mandra berupa pidana penjara selama satu tahun dikurangi masa tahanan dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.

Mandra dinilai lalai dalam memercayakan tiga serial produksi perusahaan miliknya, PT Viandra Production kepada pihak ketiga untuk dijual kepada TVRI. Dengan kemahalan harga dari tiga program siap siar tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 10,4 miliar.(put/jpg/nur)

Respon Anda?

komentar