Bertolak dari Indonesia, Kapal Muat Biji Sawit Ditahan di Philipina

406
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Juru Bicara Departemen Luar Negeri Filipina Charles Jose menegaskan bahwa pihaknya akan menyita kapal kargo MV Jin Teng milik Korut. Kapal tersebut berlayar dari Palembang, Indonesia, dan tiba di Pelabuhan Subic Bay pada Kamis (3/3) atau sehari setelah PBB menerapkan sanksi baru yang lebih keras terhadap Pyongyang pada Rabu (2/3).

Salah satu sanksi tersebut adalah inspeksi terhadap seluruh kapal dari dan menuju Korut.

Charles menjelaskan bahwa di dalam kapal tersebut ada 21 kru yang seluruhnya warga negara Korut. Sejauh ini seluruh kru berada di atas kapal dan tidak diperbolehkan turun. Mereka akan dideportasi.

Di dalam kapal seberat 4.355 ton itu tidak terdapat senjata, tetapi hanya ada muatan biji sawit. Sejatinya MV Jin Teng akan melakukan bongkar muat di Subic Bay sebelum melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Zhanjiang, Tiongkok.

”Dunia khawatir dengan program senjata nuklir Korut. Dan sebagai anggota PBB, Filipina harus melakukan bagiannya untuk menegakkan sanksi,” ujar anggota tim komunikasi Presiden Manuel L. Quezon III. (AFP/The New York Times/sha/c6/ami)

Respon Anda?

komentar