Evan, Putra Pertama Guru SMA 4 Karimun, Meninggal Akibat DBD

497
Pesona Indonesia
 Nyamuk Aedes Aegypti penyebab penyakit demam berdarah.
Nyamuk Aedes Aegypti penyebab penyakit demam berdarah.

batampos.co.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akhirnya menelan korban. Minggu (6/3), Evan (7) putra pertama dari Evi, guru di SMA 4 Binaan Karimun, meninggal dunia akibat DBD. Korban meninggal setelah dilakukan perawatan selama lima hari di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT).

”Benar, anaknya meninggal dunia akibat DBD kemarin pagi. Dan langsung dikebumikan,” ucap rekan guru SMA 4 Binaan Zul, di Tanjungbalai Karimun saat melayat.

Sementara itu Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular Dinkes Karimun Rahmadi, saat dikonfirmasi tentang kejadian tersebut pihaknya belum dapat informasi.

”Waduh saya belum dapat info mas. Nanti, saya cari informasi dulu ya,” singkatnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Karimun hingga akhir bulan Februari 2916 lalu, telah tercatat sebanyak 164 kasus DBD ditemukan hampir di 11 dari 12 kecamatan yang ada di Bumi Berazam. Mayoritas penderita DBD, didominasi oleh anak-anak dan penyumbang terbesar wilayah terjadinya DBD di Kecamatan Tebing. Dimulai pada awal tahun 2016 tercatat sebanyak 29 penderita, kemudian pada bulan Februari terjadi peningkatkan 49 kasus DBD.

Disusul Kecamatan Meral sebanyak 29 penderita, padahal Januari lalu baru tercatat sebanyak 17 penderita. Kemudian Kecamatan Karimun pada Januari sebanyak 13 penderita, Februari melonjak menjadi 28 penderita. Kecamatan Meral Barat kini tercatat sebanyak 9 kasus, Kecamatan Kundur 15 kasus, Moro 23 kasus, Kundur Barat 6 kasus, Belat 1 kasus dan Buru 4. Praktis, hanya Kecamatan Durai yang masih belum terkena penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Sementara untuk kategori kelurahan dan desa, kasus DBD sudah ditemukan di Kelurahan Tebing sebanyak 18 kasus, Teluk Uma 12 kasus, keduanya di Kecamatan Tebing dan Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur sebanyak 15 kasus.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar