Gerhana Matahari Total Bakal Tertutup Awan

706
Pesona Indonesia
Gerhana Matahari  Maret 6 berpotensi tertutup awan. Foto: istimewa
Gerhana Matahari Maret 6 berpotensi tertutup awan. Foto: istimewa

batampos.co.id – Antusiasme masyarakat menyambut fenomena gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret ini sangat besar. Namun suka cita ini bisa berubah menjadi kekecewaan massal, karena cuaca pada hari itu diprediksi kurang cerah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar langit di Indonesia akan penuh awan pada 9 Maret nanti.

Dari sisi cuaca, kedatangan GMT tahun ini  memang kurang pas. Sebab datang di saat Indonesia memasuki musim basah. Sehingga banyak lokasi yang langitnya, meskipun pagi hari, banyak gumpalan-gumpalan awan.

Berbeda ketika GMT terjadi di musim kering, potensi tertutup awan sangat kecil. Karena setiap hari langit cerah.

Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG Harry Tirto Djatmiko mengatakan, pihaknya memetakan prakiraan cuaca saat GMT di delapan lokasi. Yakni di Bengkulu, Palembang, Tanjung Pandan, Pangkalan Bun, Palangka Raya, Balikpapan, Ternate, dan Palu.

’’Dari semuanya itu hanya dua titik yang ideal untuk pengamatan GMT,’’ katanya.

Kedua titik itu adalah di Tanjung Pandan dan Ternate. Sebab di kedua lokasi ini, diperkirakan 25 persen langitnya bakal tertutup awan. Sementara itu di Palembang, Pangkalan Bun, Balikpapan, dan Palu kemungkinan 50 persen turtutup awan. (jpgrup)

Respon Anda?

komentar