Jatuh Saat Melaut, Kasbi Mengambang Tak Bernyawa

442
Pesona Indonesia
Jenazah Kasbi, warga Desa Limbung yang menjadi korban saat melaut. foto:hasbi/batampos
Jenazah Kasbi, warga Desa Limbung yang menjadi korban saat melaut. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Kasbi, 54, warga nelayan Limbung, Dusun Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, ditemukan warga mengambang di laut tak bernyawa. Peristiwa naas tersebut menghebohkan warga setelah sebelumnya warga menemukan pompong miliknya terkatung-katung di laut tanpa awak, Sabtu (5/3) lalu.

Informasi yang dihimpun Batam Pos, korban jatuh di laut saat pergi menjaring ikan. Cuaca ekstrim dan angin ribut yang kencang diduga menjadi penyebab peristiwaa naas ini. Menurut informasi warga, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Kasbi pergi menjaring ikan meski cuaca di laut begitu buruk. Alhasil, pukul 07.00 WIB saat laut sudah mulai reda, warga menemukan pompong yang digunakan Kasbi terombang ambing di laut dalam keadaan kosong.

Melihat hal tersebut, warga langsung berinisiatif mencari keberadaan Kasbi di sekitar perairan tempatnya menjaring ikan. Sekitar pukul 11.00 WIB, warga kemudian menemukan sosok tubuh korban mengambang di laut dan sudah tidak bernyawa. Segera jenazah dibawa warga ke rumah duka di Desa Limbung.

Andi Mulya, Kepala Desa Limbung, membenarkan ada warga nelayan di desanya jatuh dan meninggal di laut.
“Semalam langsung dimakamkan. Diduga almarhum terjatuh ke laut saat menjaring ikan karena cuaca di laut ekstrim dan angin kencang,” kata Dia.

Dituturkan Andi, sejak beberapa hari terakhir angin utara cukup kencang. Begitu juga saat korban turun melaut, kondisi laut sedang buruk. Sementara korban berangkat sendiri. Lalu dari informasi masyarakat dan pihak keluarga, korban diketahui juga memiliki penyakit ayan. “Pihak keluarga korban juga sudah mengikhlaskan,”imbuhnya.

Ia juga menghimbau warganya untuk berhati-hati beraktifitas di laut. Kondisi cuaca dikatakannya sedang tidak memungkinkan.

Ditempat berbeda, Danramil Daik Lingga Kapten Inf Herwan Syahputra, juga membenarkan korban nelayan yang tenggelam tersebut.”Berdasarkan laporan anggota kita, korban tenggelam dan sempat dilakukan pencarian di lokasi bersama warga,” terangnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar