Lingga Bak Anak SD Yang Tak Pernah Naik Kelas, 12 Tahun Dapat WDP

3179
Pesona Indonesia
Laporan auditing. foto/net
Laporan auditing. foto/net

batampos.co.id – Buruknya pengelolaan keuangan daerah, membuat Kabupaten Lingga yang kini beranjak remaja berusia 12 Tahun tak pernah mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di Provinsi Kepri, hanya Lingga dan Anambas yang masih dapat predikat wajar dengan pengecualian (WDP).

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPK Perwakilan Kepri, Isman Rudy, dalam kegiatan sosialisasi pengaruh efektifitas dan tindak lanjut hasil pemeriksaan penilaian opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Lingga yang berlangsung di Balai Agung Pemerintah Kabupaten Lingga, Jumat (4/3) llau, mengatakan alasan BPK menggelar kegiatan tersebut sebab dari 8 kota dan kabupaten di Kepri, Lingga dan Anambas belum beranjak dari opini WDP.

Dalam hal ini, BPK dikatakan Isman, berusaha memberikan arahan dan bimbingan kepada daerah tersebut agar dapat mencapai mimpinya meraih opini WTP. “Ibarat anak sekolah, pastinya ingin naik kelas. Jangan sekedar khayalan, tapi harus di capai,” katanya.

Dikatakan Isman, setiap tahun BPK di semester pertama telah menjalankan undang-undang dan melakukan pemeriksaan keuangan.

“Tim sudah jalan 3 minggu. Laporan sudah harus diterima 31 Maret ini dan di lanjutkan pemeriksaan tingkat selanjutnya. Hanya Lingga dan Anambas belum WTP. Pemerintah baru, momen ini kita harapkan membawa perubahan lebih baik. Ibarat orang sekolah, semua ingin naik kelas. Meraih opini kita ada standar. Mewajibkan daerah meraih standarnya. Kita kembalikan kepada pemkab ibu bapak semua, apa ini angan-angan atau memang ingin mencapainya,” papar Isman dalam sosialisasinya.

Sementara itu, Muhammad Nizar yang membuka kegiatan sosialisasi tersebut mengharapkan persamaan persepsi dari pengelolaan keuangan daerah. Keterbatasan SDM diakui Nizar, namun diawal pemerintahan yang baru ini ia berharap dapat menyingkronkan aturan, dan norma pengelolaan dan mendukung urusan audit BPK.

Dalam acara tersebut, Wabup yang baru menjabat 3 minggu itu menyampaikan, sangat menyambut baik kegiatan yang di gelar BPK dalam rangka meningkatkan mutu akuntansi keuangan pemerintah daerah kedepan.

Dengan susana pemerintahan yang baru ini, ia bersama Bupati Lingga Alias Wello berkeinginan Lingga dapat meningkatkan opini WDP di tahun sebelumnya menjadi WTP di tahun-tahun mendatang. Respon dan antusias elemen pemerintahan juga mulai nampak menunjukkan perubahan yang signifikan.

Dia juga berharap, BPK RI melalui badan perwakilan provinsi Kepri sebagai badan pemerikasa keuangan daerah, memaklumi kondisi Lingga yang masih memiliki kendala pada keterbatasan SDM. Dengan kendala tersebut, diharapakan BPK juga tidak mencari-cari kesalahan di luar prosedur dan aturan yang membatasinya.(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar