Manisnya Bisnis Makanan Laut ala Villo Dian

1014
Pesona Indonesia

kepiting3batampos.co.id – Menikmati makanan laut saat ini tidak mesti jauh-jauh datang ke restoran yang mahal. Atau mau makan di tempat yang murah tapi lokasinya jauh.

Sekarang tinggal telepon saja, pesanan makanan laut yang Anda harapkan langsung diantar ke rumah. Harga yang ditawarkan pun relatif murah. Bagi yang ingin membawa produk ini sebagai oleh-oleh juga bisa.

Penggagas pesan antar produk makanan laut ini adalah Fardian Nursary,32, warga Tanjungriau, Batam. Bisnis ini belum satu tahun dijalankan, namun kini ia sudah merasakan manisnya bisnis makanan laut ini. Selain menambah penghasilan yang lumayan dan membuka lapangan kerja untuk tetangganya, ia juga memberdayakan kurir untuk produk pesan antarnya. “Saya tidak menerima orang makan di rumah, produksi saya khusus untuk antar alamat,” ungkapnya.

Karena keterbatasan tempat, Dian mengungkapkan belum bisa menerima orang yang ingin makan di rumahnya. “Banyak yang minta makan di rumah, namun saya tidak bisa melayani, karena lokasi terbatas dan tidak ada view menarik untuk dinikmati sambil makan, mau nyewa tempat juga belum memungkinkan, dengan cara pesan antar ini saja sejauh ini sudah lumayan,” ujar ibu dua anak ini.

Bisnis yang dijalankan Dian ini diakuinya tanpa sengaja. Dian yang tadinya sibuk menjalankan bisnis Multi Level Marketing (MLM) awalnya malah tidak melihat potensi yang ada di tempat tinggalnya. Padahal bertahun-tahun ia menikmati hasil laut dari tetangganya yang sehari-hari bekerja melaut. “Hampir setiap hari saya masak seafood, sering saya jadikan jamuan untuk kerabat atau teman yang datang ke rumah,” ceritanya.

Suatu hari temannya minta dimasakan kepiting, setelah masak ia diberi uang. “Awalnya saya nolak, karena memang tidak berfikir untuk bisnis, namun teman saya maksa dan diabilang akan pesan lagi, dari sana saya mulai berfikir ini peluang bisnis,” kisah Dian.

Mulai mendapatkan respon yang positif tentang makanannya, Dian iseng memposting kepiting saus untuk menerima order di media sosial. “Ternyata ada respon, dari sinilah saya pertama kali mulai membuat pesanan di luar kerabat dan teman-teman yang saya kenal,” paparnya.

Bisnis MLM yang diakuinya sempat menyita waktunya dulu pelan-pelan ia tinggalkan dan sekarang ia lebih fokus menjalankan bisnis pesan antar makanan laut ini. “Menjalankan bisnis MLM waktu kita habis untuk besarkan produk orang, bahkan kalau dibandingkan bonus dengan keuntungan yang didapatkan dari bisnis yang sekarang, mendingan membesarkan bisnis sendiri,” terang Dian.

Dian menyebut masakan kepiting jenis rajungannya ini, bumbu khas ala Villo Dian, ia mengambil brand dari namanya sendiri dan anaknya, Villo. Bumbu khas ini menggunakan 21 jenis bahan untuk mendapatkan citarasa khas ala Villo Dian. Dari rasa, masakan Dian ini bisa jadi pilihan bagi Anda yang suka pedas. Bahkan menurut Dian, tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan permintaan. “Bagi yang tidak suka pedas juga saya buatkan, tapi memang standar masakan saya ini pedas,” kata Dian.

Namun diakui Dian, cita rasa yang pedas itulah banyak pelanggannya yang suka, bahkan dari yang dia amati pelanggannya kalau sudah pesan sekali akan pesan lagi. Mendapat respon positif dari konsumen pertamanya di media sosial, membuat Dian semakin semangat. “Sebenarnya tadinya saya tidak begitu aktif menggunakan media sosial, tapi setelah melihat respon media sosial terhadap produk yang saya tawarkan, akhirnya saya mulai menggunakan media ini untuk jualan,” ujar alumni SMA Ibnu Sina Batam ini.

Diakui Dian ia mendapat pesanan masakan lautnya terutama rajungan dari berbagai tempat di Batam. Saat ini selain rajungan, Dian juga menerima orderan untuk jenis masakan laut lainnya, seperti udang, cumi dan gongong. Namun penggemar kepiting menurutnya lebih banyak. Untuk kepiting saja saat ini sehari rata-rata ia memasak sebanyak 5 kilogram belum yang lain.

Meskipun tinggal di Tanjungriau, Dian selalu siap untuk mengantarkan orderan kemana saja di Batam. Dari usaha rumahan yang dijalankan Dian saat ini, ia mulai mempekerjakan tetangga untuk membantunya di rumah. “Tadinya semua sendiri, tapi lama-lama karena pesanan lumayan mulai nyari orang untuk bantu, sekarang baru satu orang, ada rencana mau nambah lagi,” katanya.

Selain dikonsumsi langsung, ada juga yang menjadikan produknya untuk oleh-oleh. “Masakan saya ini tahan 24 jam, bahkan lebih dari 24 jam kalau dimasukan ke kulkas. Karena saat proses masak bumbunya cukup lama setelah itu baru saya masukan kepitingnya,” papar Dian.

Dian juga sedang berusaha mengembangkan bisnisnya untuk bisa masuk pasar yang lebih luas. Bahkan ia juga sedang mencoba produknya dengan olahan lainnya supaya bisa dipasarkan ke luar Batam. “Karena hasil laut banyak, saya mau buat makanan laut olahan kering jadi bisa tahan lebih lama,” ujarnya.

Bagi yang ingin mencoba olahan seafood Villo Dian, khususnya kepiting dengan saus pedasnya, bisa order lewat www.b-niaga.com. Untuk pemesanan disarankan minimal 3 jam sebelum dikonsumsi. (dew)

Respon Anda?

komentar