Persediaan Obat di Seluruh Puskesmas Mencukupi hingga Akhir Tahun

466
Pesona Indonesia
Petugas memeriksa pasien di Puskesmas Pancur Tanjungpinang, Senin (18/1). Persediaan obat di Tanjungpinang hingga akhir tahun 2016 mendatang dipastikan mencukupi. Foto:Yusnadi/Batam Pos
Petugas memeriksa pasien di Puskesmas Pancur Tanjungpinang, Senin (18/1). Persediaan obat di Tanjungpinang hingga akhir tahun 2016 mendatang dipastikan mencukupi. Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Persediaan obat di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kota Tanjungpinang hingga akhir tahun 2016 mendatang dipastikan mencukupi. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang selalu mengantisipasi stok obat hingga 18 bulan.

“Kami membuat perencanaan dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan mengantisipasi untuk 18 bulan ke depan. Sehingga jika ada kemacetan dalam anggaran, obat kita masih aman,” ujar Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang, Rustam, Minggu (6/3).

Karena sistem antisipasi tersebut, persediaan obat untuk semua Puskesmas yang ada di Kota Tanjungpinang selama ini tidak pernah mengalami kekurangan. “Memang setiap tahun seperti itu antisipasinya. Jangan sampai terjadi kekurangan obat,” tuturnya.

Kecukupan persediaan obat juga dikarenakan Dinkes Kota Tanjungpinang tidak sepenuhnya bergantung dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang saja, melainkan juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dijolok dari Kementerian Kesehatan RI.

Perhitungan kebutuhan untuk persediaan obat tidak hanya dilakukan oleh Dinkes Kota Tanjungpinang. Puskesmas juga dituntut menghitung persediaan obat hingga tiga bulan ke depannya. “Misal sekarang bulan Maret, maka Puskesmas harus menghitung sampai bulan Juni,” ujarnya.

Rustam melanjutkan, Puskesmas harus tepat dan cermat dalam membuat laporan ketersediaan dan kebutuhan obat. Jika tidak, itu akan berpengaruh terhadap persediaan yang ada di Puskesmas tersebut. “Tapi laporan selalu bagus. Dan di gudang selalu ada stok,” ujarnya.

Tidak hanya obat-obat an yang sudah terjamin ketersediaannya di setiap Puskesmas. Jumlah dokter yang bertugas untuk melayani setiap pasien juga sudah mencukupi. “Dokter juga aman. Di setiap Puskesmas disediakan 3-5 dokter yang bertugas,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar