Peserta dari Singapura Dominasi Pendaftaran Tour De Bintan

544
Pesona Indonesia
 Ribuan peserta Toure De Bintan sedang beradu kecepatan saat balap sepeda 2015 lalu. Untuk iven yang sama tahun ini, peserta balap sepeda akan didominasi dari Singapura. Foto: Harry/Batampos
Ribuan peserta Toure De Bintan sedang beradu kecepatan saat balap sepeda 2015 lalu. Untuk iven yang sama tahun ini, peserta balap sepeda akan didominasi dari Singapura. Foto: Harry/Batampos

batampos.co.id – Peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti iven olahrga bertaraf internasional, Toure De Bintan, yang ditaja oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dengan Event Organaizer (EO) Metasport, sudah mencapai 1150 orang, Minggu (6/3). Dari jumlah tersebut, peserta yang berasal dari Singapura mendominasi pendaftaraan ajang bergengsi ini dengan menyumbang 30 persennya.

“Mungkin karena Singapura dekat dengan Kabupaten Bintan. Jadi paling banyak menyumbang pesertanya untuk ikuti iven olahraga dunia ini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bintan, Luki Zaiman Prawira.

Negara kedua yang menyumbang pesertanya dalam meramaikan iven yang akan dilangsungkan 1-3 April mendatang di Kawasan Wisata Lagoi ini yaitu United Kingdom (UK) atau Inggris dengan besaran 19 persen. Kemudian disusul penyumbang peserta terbanyak ketiga berasal dari Australia sekitar 12 persen. Sedangkan untuk Indonesia sendiri hanya menyumbang pesertanya kisaran 6 persen.

“Peserta dari Amerika, Kanada, Newzealand, Jerman, Prancis, dan Jepang juga ikut mewarnai acara yang dihelat ini,” sebutnya.

Dengan total keseluruhan peserta yang mendaftar, lanjutnya, secara tidak langsung membuktikan kalau destinasi pariwisata Bintan sudah dikenal dikancah dunia. Jadi, dengan menaja iven-iven sepert ini merupakan kunci kesusksesan bagi Pemkab Bintan dalam mempromosikan berbagai kawasan pariwisatanya. Sehingga suatu saat nanti, bisa dipastikan Bintan akan menjadi tujuan pangsa pasar negara-negara terkaya dunia.

“Masih banyak iven-iven bertaraf dunia yang akan kita taja di tahun ini. Jika satu iven sudah bisa menggarap 1.150 peserta, belum lagi ditambah seponsor yang dibawa setiap peserta. Maka kedepannya, pariwisata di Bintan akan menjadi tujuan pangsa pasar dunia,” katanya.

Disindir negara sasaran utama untuk promosi pariwisata Bintan, Luki mengaku sampai saat ini Singapura masih menjadi sasaran market pariwisata yang ada di Bintan. Pasalnya Singapura ini merupakan negara terkaya di Asean dengan tingkat nilai ekonomi masyarakatnya yang tinggi. Jadi masyarakatnya secara umum bisa dikatakan mampu melakukan perjalanan liburan maupun rekreasi ke Bintan.

Tak dipungkirinya juga setelah negara berlambang singa, negara sasaran selanjutnya yaitu Inggris. Karena negara Inggris ini, selain tingkat ekonomi masyarakatnya tinggi juga memiliki nilai mata uang terbesar di benua Eropa. Kemudian juga akan diagendakannya untuk melakukan promosi pariwisata ini ke negara kangguru, Australia.

“Dari data statistik berbagai sumber. Singapura, Inggris dan Australia merupakan negara yang warganya sering kunjungi Indonesia. Jika warga di tiga negara ini bisa kita bawa ke Bintan, pastinya kunjungan wisatawan akan melonjak pesat. Sehingga Bintan jadi tujuan destinasi utama dunia dan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita meningkat,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar