Politikus Ini Minta Jokowi Tiru Cara SBY Memimpin

394
Pesona Indonesia
Politikus Partai Demokrat, Umar Arsal. FOTO: Kendari Pos/JPNN.com
Politikus Partai Demokrat, Umar Arsal. FOTO: Kendari Pos/JPNN.com

batampos.co.id – Politisi Partai Demokrat Umar Arsal menyayangkan di era pemerintahan Jokowi-JK masih terjadi kegaduhan antara para menterinya. Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo harus meniru cara pememimpin Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjabat presiden dulu.

Menurut anggota Komisi V DPR RI ini, kegaduhan antara menteri tidak harus terjadi. “Sungguh disayangkan hingga saat ini kegaduhan antara pembantu presiden masih terjadi. Kasihan rakyat masih disuguhkan tontonan yang tidak elok ini,” ujarnya melalui pesan tertulisnya, Minggu (6/3).

Ketua Divisi Tanggap Darurat Partai Demokrat itu, sebaiknya para pembantu presiden fokus berkerja untuk mensejahterakan rakyat. Di sisi lain para pembantu presiden harus melaksanakan arahan atasannya dalam membuktikan janji-janjinya saat pemilu kemarin.

“Harusnya sisa waktu masih panjang para pembantu untuk buktikan pada rakyat yang terbaik, bukan harus bertengkar. Bilamana pertengkaran terus terjadi lagi-lagi rakyat yang dirugikan,” tambahnya.

Umar berharap Presiden Jokowi meniru langkah kepemimpinan era SBY yang begitu kompak, para menteri begitu kompak dalam berkerja. Tentunya, kekompakan dalam berkerja dapat mengghasilkan yang terbaik untuk rakyat.

“Bagaimana Pak SBY dapat mengatur dan mengontrol para menteri dalam mengelolah lembaganya. Bahkan perseteruan di luar lembaga juga dapat diatasi dengan baik dierah pemerintahan SBY,” tutur Umar.

Dia juga tidak sependapat dengan pengamat yang menyebutkan kegaduhan diciptakan untuk mencapai tujuan di pemerintahan Jokowi. “Saya rasa kasihan bilamana konflik tersebut dipakai untuk mencapai tujuan. Seharusnya para menteri harus bisa menempatkan posisi, jangan sampai kegaduhan selalu dipertontonkan,” tuntasnya. (JPG/JPNN)

Respon Anda?

komentar