Slank Guncang Palu, Gelorakan Pesona Indonesia

486
Pesona Indonesia
Grup bank Slank. Foto: istimewa
Grup bank Slank. Foto: istimewa

batampos.co.id – Masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, patut berbangga hati dan bahagia. Selain bisa menyaksikan gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret 2016, juga menyaksikan grup band rock Slank menguncang Palu.

Grup band yang dibentuk Bimbim 26 Desember 1983 yang punya penggemar fanatik di seluruh penjuru negeri berjanji akan tampil maksimal. Apalagi salah satu pentolan Slenk, Abde Negara, berasal dari Palu, ibu kota Sulteng.

“Karena itu, hebohnya pasti dua kali lipat. Punya fans fanatik. Juga punya kedekatan atau proximity dengan publik di Palu. Sudah deh, pasti heboh di sana. Cek saja, kalau masih ada penerbangan menuju ke Palu? Cek juga kalau masih ada akomodasi Palu? Saya jamin sudah sold out semua,” kata Menpar Arief Yahya yang juga suka mendendangkan lagunya Slank “Ku Tak Bisa” itu.

Arief Yahya yang sempat berduet dengan Yuni Shara di Nite Time Metro TV, Minggu, 6 Maret malam itu cukup hafal dengan beberapa lagu Slank. “Bagi anak-anak muda, ucapan dan kata-kata Slank itu sangat dipercaya. Karena itu, branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia juga bisa disebarkan melalui mereka, termasuk di GMT 2016 ini,” kata Menpar yang Mantan Dirut PT Telkom Indonesia ini.

Apa yang terjadi di Palu saat ini? Satu hari sebelum kedatangan band asal Potlot itu, Kota Palu sudah kelewat heboh. Euforia penyambutan Slank sudah terlihat di mana-mana.

Spanduk-spanduk ucapan selamat datang dari para Slankers, pendukung setia Slank sudah betebaran di Kota Palu. “Euforianya sudah terasa. Total Solar Eclipse Concert yang menampilkan Slank sudah banyak ditunggu Slankers di Kota Palu. Buktinya bendera bertuliskan Slank, spanduk berlogo Slank, sudah mulai banyak terlihat di Palu.

Padahal Slank baru dijadwalkan tiba Selasa (8/3),” Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulteng, Siti Norma Mardjanu, Senin (7/4/2016).

Pengaruh musisi yang mempunyai penggemar dalam jumlah yang besar itu tak bisa dipungkiri dapat menjadi magnet penarik massa. Band ini sudah lebih 30 tahun berkarya. Punya 20 album studio. Diidolakan jutaan Slankers.

Dan menjadi corong anak muda untuk tampil apa adanya. Bayangkan, berapa besar kekuatan pesan yang akan disampaikan Slank saat GMT menyapa. “Kalau menurut pak Menpar Arief Yahya, Slank itu Messenger tentang nasionalisme kepada masyarakat. Karenanya di GMT nanti, saya meminta tolong Slank untuk menebarkan virus Pesona Indonesia,” ungkap Norma.

Gayung pun bersambut. Slank ikut-ikutan antusias menyongsong GMT. Bagi Slank, ini adalah peluang emas mengenalkan pariwisata Indonesia ke dunia. Hal yang rasa-rasanya tak berlebihan mengingat ribuan turis mancanegara dan wisatawan Nusantara sudah mengepung Kota Palu sejak jauh-jauh hari. Sekarang, tak ada lagi hotel yang bisa menampung tamu.

Semua full booked. Sampai-sampai, ekstra bed ikut kehabisan karena tak lagi bisa menerima lonjakan permintaan kamar. ”Di berbagai kesempatan, kami selalu mencoba memanfaatkan setiap momen untuk menebar ’virus’ Slank. Kali ini, kami lewat GMT, Slank mengajak Slankers dan masyarakat lebih mencintai negerinya. Utamakan semangat PLUR: Peace, Love, Unity, and Respect. Dan Slank akan menebarkan Virus Pesona Indonesia,”  papar Abdee  Slank yang ikut disebut akan membawakan satu atau dua lagu bersama Slank.

Detailnya memang tidak dijabarkan lebih jauh mengingat Slank ingin member kejutan bagi para Slankers. Dan soal ini, promotor Total Solar Eclipse Concert, Setiabudi AC Nurdin ikut angkat bicara.

“Saat black out pagi hari, Slank tidak akan menggelar konser. Mereka akan berada di tengah masyarakat bersama perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif menunggu black out yang akan berlangsung lebih kurang 2 menit 48 detik,” terang Setiabudi. (inf)

Respon Anda?

komentar