Dede Yusuf: Sinetron Striping Matikan Film Nasional

423
Pesona Indonesia
Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf. Foto: dokumen JPNN.Com
Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf bersuara kerasuntuk mengomentari sinetron striping di televisi nasional. Menurutnya, sinteron striping yang tayang setiap hari turut berperan dalam mematikan perfilman Indonesia.

“Ini mematikan dunia film. Kalau dibuat regulasi, bagaimana menghentikan striping-striping tidak sehat,” kata Dede dalam diskusi RUU Perfilman di DPR, Selasa (8/3).

Menurutnya, DPR kini tengah menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) Perfilman. Nantinya, RUU itu akan mengatur masalah film dan sinetron.

Menurutnya, salah satu yang perlu diatur dalam RUU Perfilman adalah upaya menyetop pennayangan sinetron striping yang tidak sehat. Sebab, selama ini sinetron striping hanya mengejar rating dan pesanan pemilik modal.

Ia menambahkan, tayangan striping sinetron jarang sekali melahirkan bintang-bintang sekelas Cristine Hakim. Sebab, sinetron striping hanya mengeksploitasi artis pendatang baru habis-habisan selama satu atau dua tahun, setelah itu tak ada kelanjutannya lagi.

Politikus Partai Demokrat itu menginginkan adanya regulasi yang mengatur pembatasan masuknya investasi asing untuk produksi film. Termasuk pembangunan bioskop di kota-kota besar.

Selain itu, upaya membangkitkkan perfilman nasional bisa dengan memperbanyak bioskop kelas dua. “Bioskop di daerah harus lebih banyak. Silahkan pemda kerja sama dengan investasi asing,” tambahnya.(fat/jpnn)

Respon Anda?

komentar