Inilah Penghasilan Bulanan Pejabat MA Penerima Suap

636
Pesona Indonesia
Gedung Mahkamah Agung. Foto: dokumen JPNN.Com
Gedung Mahkamah Agung.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini (8/3) memeriksa Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Ia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap ke Andri Tristianto Sutrisno, Kasubdit Pranata Perdata MA yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan di KPK, Nurhadi dalam pemeriksaan itu mengaku dicecar soal tugas dan fungsi sekretaris dan direktur jenderal peradilan umum, hingga kasubdit pranata perdata MA. Ia juga ditanya tentang penghasilan total atau take home pay yang diterima Andri.

“Jadi, mulai tahun 2012 akhir per bulan gajinya berapa, tunjangannya apa saja, kemudian remunerasinya, kemudian uang makan dan sebagainya,” kata Andri kepada wartawan usai diperiksa KPK di markas KPK, Selasa (8/3) malam.

Seingatnya Nurhadi, take home pay yang diterima Andri dalam sebulan busa belasan juta rupiah. Rinciannya adalah  remunerasi Rp 12 juta lebih, gaji pokok Rp 5 juta lebih, dan uang makan rata-rata Rp 500 ribu per bulan. “Sekitar itu saja,” katanya.

Nurhadi juga menegaskan dirinya tak terkait dalam kasus itu. Saat dikonfirmasi soal informasi bahwa KPK menerbitkan surat perintah penyidikan atas namanya, Nurhadi mempersilakan wartawan membuktikannya.

“Silahkan saja itu dibuktikan. Tidak, tidak ada sama sekali (keterkaitannya dalam kasus Andri),” ujarnya.

Ia bahkan mengaku tak mengenal Andri. “Bukan hanya Andri saja bawahan saya, banyak,” tegasnya.(boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar