Lengkapi Berkas Kasus Kondensat agar Bisa Dioper ke Jaksa Lagi

380
Pesona Indonesia
Bareskrim Polri. Foto: dokumen JPNN
Bareskrim Polri.
Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Bareskrim Polri berencana untuk kembali melimpahkan berkas kasus korupsi penjualan kondensat jatah negara ke kejaksaan secepatnya. Sebab, berkas kasus korupsi yang sebelumnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan itu ternyata dikembalikan ke penyidik lagi.

Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Pencucian Uang Bareskrim Polri Kombes Golkar Pangarso mengatakan‎, penyidik rencananya akan melimpahkan berkas itu ke kejaksaan dalam pekan ini. Berkas perkara yang dikebut adalah atas nama mantan Kepala BP Migas R Priyono dan mantan anak buahnya, Djoko Harsono.

“Minggu-minggu inilah. Sekarang kita mau periksa dulu ahli soal kerugian negara,” katanya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/3).

Kini, Bareskrim terus berupaya melengkapi berkas kasus itu sesuai arahan jaksa. Salah satunya yaitu memanggil sejumlah ahli dan  untuk memperkuat unsur perhitungan kerugian negara (PKN). Sebelumnya BPK sudah mengeluarkan PKN kasus kondensat yang mencapai lebih dari Rp 35 triliun.

“Yang jelas kita ingin memastikan bahwa ini ada tindak pidana. Yang selama ini disebut ini perdata, sebenarnya adalah pidana,” bebernya.

‎Saat ditanya soal tersangka baru dalam kasus itu, Golkar mengaku meaih fokus pada ketiga tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya. Selain Priyono dan Djoko, satu tersangka lagi adalah Honggo Wendratno, bekas bos PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). “Yang ada saja (tiga tersangka, red) belum selesai,” pungkasnya. (mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar