1.129 Pegawai Negeri Terancam Pensiun Dini di Karimun

1252
Pesona Indonesia
Ilustrasi PNS. foto:jpnn
Ilustrasi PNS. foto:jpnn

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun masih menunggu surat resmi dan petunjuk dari Pemerintah Pusat terkait rasionalisasi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dengan ijazah pendidikan SMA sederajat, SMP sederajat dan SD sederajat.

”Saya mengetahui tentang adanya rasionalisasi ASN dengan jenjang pendidikan SMA sederajat kebawah, termasuk SMP dan SD akan dipensiunkan secara dini dari media. Artinya, pemerintah daerah harus mengetahui secara pasti dulu aturan atau kebijakan dari pusat ini melalui surat resmi. Apakah surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) atau Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, Selasa (8/3).

Dia juga sudah menanyakan hal ini kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karimun apakah sudah ada surat resmi atau petunjuk teknis untuk melaksanakan rasional terhadap ASN dengan jenjang pendidikan yang dimaksud. Ternyata memang belum ada. Hanya saja, untuk saat ini di jajaran Pemerintah Kabupaten Karimun terdapat 1.129 orang yang menjadi ASN dengan kelulusan SMA ke bawah.

”Rinciannya ada 1.000 orang ASN yang menggunakan ijazah SMA, 90 orang SMP dan SD sebanyak 39 orang. Rata-rata ASN tersebut sudah bekerja lebih dari 5 tahun. Dan, untuk posisi mereka saat ini sebagian besar sebagai tenaga fungsional. yang jelas, kita akan menjalankan apa yang menjadi keputusan atau kebijakan dari pemerintah pusat akan kita ikuti. Karena, jika hal ini beban biaya yang timbul dari APBN,” ungkap Rafiq.

Data yang dihimpun, sebagian besar ASN yang saat ini bekerja di jajaran Pemerintah Kabupaten Karimun dengan jenjang pendidikan SMA, SMP dan SD dulunya bekerja sebagai tenaga honorer. Dengan adanya kebijakan dari pemerintah pusat, maka bagi honorer yang sudah bekerja selama beberapa tahun tertentu dapat diangkat menjadi ASN. Namun, ada juga yang melalui jalur tes. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar